Sebelumnya
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan)Sudaryono menyatakan, Merauke memiliki potensi luar biasa untuk dikembangkan sebagai food estate nasional.
Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Nusron Wahid mendukung rencana percepatan kawasan swasembada pangan, energi, dan air nasional. Salah satunya melakukan moratorium terbatas alih fungsi lahan sawah menjadi area non persawahan.
Nusron memastikan, upaya tersebut dilakukan guna menjaga produksi pangan nasional mendukung target swasembada pangan.
Baca juga : Cak Imin: Pemerintah Komit Perkuat UMKM
Pada tahap awal, Kementerian ATR/BPN akan menerapkan moratorium terbatas terhadap layanan rekomendasi perubahan penggunaan tanah di wilayah yang datanya belum sinkron antara kondisi fisik dan dokumen tata ruang.
Proses ini akan disertai dengan cleansing data sawah, untuk mengatasi ketidaksesuaian yang selama ini kerap ditemukan. Menurut Nusron, banyak kasus lahan fisik bukan sawah, tetapi dicatat sawah, atau sebaliknya.
“Pekerjaan kita dalam waktu dekat, yaitu memperbaiki data. Kalau datanya sudah benar, maka proses perizinan atau layanan tidak perlu lagi bergantung pada Lahan Sawah yang Dilindungi (LSD),” tegas Nusron.
Baca juga : Rencanakan Pertemuan Dengan Presiden, Gubernur Riau Dukung Daerah Istimewa Riau
Untuk diketahui, program pembangunan kawasan swasembada nasional yang mencakup tiga pilar strategis yakni, pangan, air dan energi tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 14 Tahun 2025 dan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 19 Tahun 2025.
Dalam aturan itu, Zulhas ditunjuk sebagai ketua tim percepatan yang melibatkan 27 kementerian/lembaga. KPJ
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 4, edisi Rabu, 17 September 2025 dengan judul "Gelar Rakor Swasembada, Zulhas Genjot Pembangunan Lumbung Pangan Di Merauke"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.