RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah resmi membentuk Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus (Otsus) Papua sebagai motor baru pembangunan di Tanah Cenderawasih. Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk ditunjuk menjadi anggota komite yang bertugas mengoordinasikan seluruh program lintas kementerian dan daerah agar pembangunan Papua. Tujuannya agar lebih terarah, sinkron, dan berdampak nyata bagi rakyat.
“Komite Eksekutif memiliki tugas ganda. Selain saya sebagai Wamendagri, kami mengoordinasikan percepatan pembangunan di enam provinsi Papua antara kementerian/lembaga dan pemerintah daerah. Semua program APBN untuk Papua wajib dikoordinasikan dan dilaporkan kepada komite,” ujar Ribka dalam keterangan resminya, Sabtu (11/10/2025).
Baca juga : Prabowo Bentuk Komite Percepatan Pembangunan Papua, Ini Personelnya
Ribka menjelaskan, Komite Eksekutif Otsus menjadi motor utama koordinasi lintas kementerian dan lembaga dengan pemerintah daerah. Semua program pembangunan yang bersumber dari APBN dikoordinasikan agar berjalan sinkron dan efektif, sejalan dengan Asta Cita Presiden dan RPJMN.
Sebagai pejabat yang melapor langsung ke Presiden, Ribka menekankan pentingnya memastikan setiap kebijakan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Papua.
Baca juga : Sektor Pariwisata Bisa Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi
“Ini amanah besar untuk memastikan semua program berpihak pada rakyat Papua agar Papua maju dan sejahtera, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045,” tegasnya.
Sementara, Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando Emas menilai, penunjukan Ribka Haluk sebagai anggota Komite Eksekutif Otsus merupakan langkah tepat Presiden Prabowo. Formasi yang melibatkan banyak putra-putri Papua dinilai akan mempercepat pemahaman masalah lokal dan pelaksanaan program pembangunan.
Baca juga : Beniyanto Tamoreka: Komitmen Reklamasi Harus Jadi Kewajiban Nyata
“Dengan optimalisasi dana otonomi khusus dan koordinasi yang kuat di bawah kepemimpinan Ribka Haluk, pembangunan Papua bisa lebih terarah, berkeadilan, dan berdampak langsung bagi masyarakat,” tutup Fernando.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.