Sebelumnya
Dari total lebih dari 5,2 juta Aparatur Sipil Negara (ASN), sekitar 57 persen atau hampir 3 juta di antaranya adalah perempuan. Namun, keterwakilan perempuan dalam jabatan pimpinan tinggi baru mencapai 17 persen.
“Secara jumlah, perempuan kini mayoritas di birokrasi. Tapi pada level kepemimpinan strategis, representasinya masih perlu diperkuat,” jelasnya.
Baca juga : OSO Instruksikan Kader Perkuat Struktur Daerah
Sebagai motor reformasi birokrasi, Kementerian PANRB terus berupaya membangun ekosistem yang mendukung perempuan ASN untuk tumbuh dan menjadi pemimpin. Langkahnya meliputi fleksibilitas kerja, rekrutmen dan pengembangan karier yang nondiskriminatif, serta penguatan nilai-nilai BerAKHLAK dalam budaya kerja ASN.
Lebih jauh, Rini menegaskan bahwa Pengarusutamaan Gender (PUG) kini menjadi strategi pembangunan nasional. Pendekatan ini memastikan perspektif gender terintegrasi dalam setiap tahap pembangunan, mulai dari perencanaan, kebijakan, pelaksanaan, hingga evaluasi.
Baca juga : Soal Reshuffle, Golkar Patuh Arahan Prabowo
Hal tersebut sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2000 tentang PUG sebagai komitmen untuk mewujudkan pembangunan yang berkeadilan. “Tujuannya, membangun pembangunan nasional yang berperspektif gender guna mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender dalam kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ujarnya. ASI
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Senin, 20 Oktober 2025 dengan judul "Bicara Soal Kartini-kartini Di Birokrasi Menteri PANRB: Perempuan Terbukti Lebih Taat Aturan"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.