BREAKING NEWS
 

Bos BRIN Arif Satria Siap Kawal Program Prioritas Prabowo: Pangan, Energi, Air

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : FIRSTY HESTYARINI
Senin, 10 November 2025 15:36 WIB
Kepala BRIN Arif Satria, usai dilantik di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025). (Foto: YouTube Setpres)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria memastikan, pihaknya siap mengawal seluruh program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang terkait pangan, energi, dan air. 

"Insya Allah, BRIN akan mengawal program-program prioritas Bapak Presiden terkait pangan, energi, dan air. Saya kira, tiga bidang itulah yang perlu didukung oleh riset dan inovasi yang baik," kata Arif dalam keterangan pers usai dilantik menjadi Kepala BRIN di Istana Negara, Jakarta, Senin (11/10/2025).

Menurutnya, negara yang memiliki riset dan inovasi, akan berkorelasi positif dengan kemajuan ekonomi. Hal itu sudah dibuktikan dalam berbagai uji korelasi. Semakin tinggi global score innovation index, GDP per kapita juga hampir pasti akan tinggi. 

"Jadi mau tidak mau, kita harus menggenjot bidang R&D, bidang inovasi," ujar Arif.

Baca juga : Hasil Survei Terbaru, Mayoritas Rakyat Puas Program Prioritas Prabowo

Dalam kesempatan tersebut, Arif juga menekankan pentingnya konsolidasi nasional di bidang riset dan inovasi. Konsolidasi itu penting untuk memperkuat ekosistem riset dan inovasi, baik secara horisontal atau vertikal.

Secara horisontal, kata Arif, BRIN akan membangun sinergi dan kolaborasi dengan kementerian dan lembaga. Lebih khusus lagi, dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi. Juga dengan perguruan tinggi yang selama ini menjadi kekuatan riset dan inovasi, serta Danantara.

Adsense

"Danantara adalah mitra strategis yang harus kita support untuk mendukung kemajuan ekonomi dan industri kita," tutur Arif. 

Secara vertikal, lanjutnya, BRIN perlu melakukan konsolidasi dengan daerah. Badan Riset Inovasi Daerah harus benar-benar diperkuat, agar mampu menyelesaikan masalah-masalah lokal.

Baca juga : GPII Ajak Pemuda Islam Kawal Kebijakan Pemerintahan Prabowo

"Karena setiap daerah memiliki kekhasan masalah dan isu yang harus direspons dan disikapi secara spesifik," ucap Arif.

"Kalau setiap provinsi memiliki Badan Riset Inovasi yang kuat dan berkolaborasi dengan perguruan tinggi, saya yakin masalah-masalah yang saat ini kita hadapi, bisa diatasi dengan baik," lanjutnya.

Arif juga menuturkan, pihaknya akan mempercepat proses pengembangan dan penguatan science techno park sebagai institusi yang menjembatani dunia riset dan industri di tiap daerah, yang disiapkan menjadi pilar ekonomi wilayah tersebut.

"Insya Allah, dengan penguatan science techno park, masalah daerah bisa terselesaikan. Inilah bentuk sinergi antara berbagai pihak, daerah, perguruan tinggi, kementerian/lembaga, dan BRIn. Ini menguatkan riset yang impactful," urai Arif.

Baca juga : Riset IDSIGHT: MBG Peringkat 3 Program Prioritas, Publik Minta Dilanjutkan

BRIN, kata Arif, harus menjadi think tank pemerintah dalam mengambil kebijakan. Sehingga, setiap kebijakan yang diambil memiliki pijakan sains dan hasil riset yang kuat.

"Itulah salah satu bentuk akuntabilitas dan kebijakan publik, yang nanti akan dilakukan oleh pemerintah," pungkas Arif. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense