BREAKING NEWS
 

Hasil Cek Lapangan Kemensos

Tidak Layak, 1,9 Juta Penerima Bansos Dicoret

Reporter : KINTAN PANDU JATI
Editor : BAMBANG TRISMAWAN
Rabu, 26 November 2025 07:00 WIB
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (tengah) memberi cenderamata berupa plakat ke Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin (kanan), usai Rapat Koordinasi Lintas Sektor Pengelolaan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (25/11/2025). Tampak hadir Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono. Foto: Dwi Pambudo

 Sebelumnya 
Untuk itu, Mensos mendorong kepala daerah aktif memperbarui data di wilayah masing-masing. Masyarakat juga diminta berpartisipasi dengan memperbarui data pribadi melalui situs resmi DTSEN. Dengan langkah pemutakhiran yang konsisten, Mensos optimistis program bantuan dan subsidi akan tersalurkan lebih tepat sasaran, efektivitas anggaran meningkat, penyimpangan dapat ditekan, dan keluarga miskin memperoleh haknya secara adil.

Pengamat kebijakan publik Trubus Rahadiansyah mengatakan, Pemerintah tidak cukup hanya mencoret nama penerima bansos yang tidak layak, tetapi juga harus memproses mereka secara hukum. Menurutnya, langkah tegas ini penting untuk mencegah penyalahgunaan dana publik yang berpotensi melibatkan tindak pidana korupsi atau penggelapan.

Baca juga : Kampus Hasilkan Inovasi, Ekonomi Lebih Tumbuh

“Kalau memang ini terjadi, berarti dia selama ini kan menikmati. Karena menikmati dana publik berarti sudah ada kesengajaan. Dia tahu bahwa dia menerima, sehingga harus ada sanksi yang harus dia terima,” kata Trubus.

Trubus mendorong Pemerintah bekerja sama dengan aparat penegak hukum untuk melakukan investigasi menyeluruh. Profil rekening penerima yang tidak sesuai harus diverifikasi di lapangan. Apalagi, berdasarkan temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), terdapat penerima bansos dengan profesi seperti pegawai BUMN, ASN, dan dokter.

Baca juga : Hadiri Rakorwil DPW PSI, Eks Ketua NasDem Kepri Belum Resmi Bergabung

Ia juga mengingatkan potensi keterlibatan elit daerah yang memanfaatkan bansos demi dukungan politik. “Karena memang seseorang untuk menjadi elite di daerah itu kan membutuhkan dukungan-dukungan. Nah bisa saja bansos ini dipakai untuk memperoleh dukungan,” ujarnya. KPJ

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 4, edisi Rabu, 26 November 2025 dengan judul "Hasil Cek Lapangan Kemensos Tidak Layak, 1,9 Juta Penerima Bansos Dicoret"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense