Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Hadiri Rakorwil DPW PSI, Eks Ketua NasDem Kepri Belum Resmi Bergabung
Rabu, 26 November 2025 06:45 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) membantah kabar bergabungnya mantan Wali Kota Batam dua periode, yang juga Ketua DPW Partai NasDem Kepri, Muhammad Rudi. Kehadiran Rudi, dalam Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) PSI Kepri, Sabtu (22/11/2025), merupakan wujud persahabatan dengan elite Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI.
Ketua Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi (OKK) DPW PSI Kepri, Yudhi Sanjaya menjelaskan, kehadiran Rudi dalam Rakorwil PSI Kepri, didasari oleh kedekatan dan hubungan persahabatan dengan Ketua Harian DPP PSI, Ahmad Ali.
“Isu Pak Rudi gabung PSI, itu tidak benar. Kehadiran beliau hanya karena kedekatan dengan Ketua Harian PSI, Ahmad Ali, saat mereka di partai yang sama (NasDem),” ujar Yudhi di Batam, Kepri, Senin (24/11/2025).
Sebelumnya, kedatangan Rudi di Rakorwil PSI Kepri di Batam, Sabtu (22/11/2025), disambut meriah seluruh kader PSI. Dia juga disambut langsung oleh Ketua Harian DPP PSI, Ahmad Ali, dan dipersilakan duduk di deretan kursi depan.
Baca juga : NasDem: Kesetaraan Gender Di Parlemen Masih Timpang
Bahkan, Ali mengeklaim Rudi, yang merupakan kader NasDem, kini telah ikut bergabung dengan PSI. “Gerak cepat, cara berpolitik yang strategis, dan pengalaman panjang Mas Rudi, memperkuat jajaran PSI. Inilah energi baru yang kita butuhkan untuk kemenangan 2029,” ujarnya.
Saat ini, sambung Ali, banyak tokoh politik yang mencari rumah baru karena jenuh dengan pola partai-partai lama yang elitis, lambat, dan tidak lagi mewakili aspirasi rakyat. Sebab itu, PSI hadir sebagai alternatif, lebih visioner, profesional, dekat dengan masyarakat, serta bekerja dengan data dan gagasan nyata.
“Setiap hari, semakin banyak yang bergabung. Mereka bilang, sudah malas dengan gaya politik lama, dan PSI itu berbeda. Ini saatnya membangun politik yang benar-benar berpihak,” cetusnya.
Melanjutkan keterangannya, Yudhi menjelaskan, hubungan Rudi dan Ali terjalin sejak mereka berada di partai yang sama. Pertemuan di Rakorwil PSI Kepri hanya pertemuan kawan lama.
Baca juga : Dinominasikan Jadi CEO, Hans Patuwo Diyakini Bikin GoTo Kian Melesat
“Kebetulan Pak Ali datang ke Batam, dan Pak Rudi sedang tidak ada agenda. Jadi, mereka bertemu di Rakorwil,” terangnya.
Namun begitu, jajaran PSI memberikan sinyal penerimaan yang kuat bagi mantan Kepala BP Batam itu. Yudhi memastikan, PSI akan menyambut gembira jika Rudi benar-benar resmi bergabung.
“Beliau adalah tokoh Kepri, politikus ulung, dan masih melekat di hati masyarakat. Siapa yang tidak senang kalau Pak Rudi masuk PSI? Siapa yang tidak kenal Pak Rudi?” imbuhnya.
Namun, saat ditanya apakah PSI akan aktif mengajak Rudi bergabung, Yudhi menjawab diplomatis. “Ya, bisa saja,” kilahnya.
Baca juga : Kurangi Ketergantungan Kepada AS, Menperin Genjot Pasar Ekspor Baru Furniture
Senada, Ketua DPW PSI Kepri, Onward Siahaan menyatakan, partainya terbuka bagi tokoh-tokoh yang ingin berjuang bersama dalam membesarkan PSI, tanpa melihat latar belakang personal.
“Kami senang dan menyambut baik setiap tokoh, setiap masyarakat yang ingin bergabung. Yang penting, punya komitmen untuk berjuang bersama,” ucapnya.
Terpisah, politisi NasDem yang juga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam, Arlon Veristo mengatakan, Rudi belum berpartai, setelah posisinya sebagai Ketua DPW NasDem Kepri, digantikan Amsakar Achmad, yang saat ini menjabat sebagai Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam.
“Sejauh ini masih independen, jadi belum ada partai, apalagi masuk ke partai lain. Jadi kalau ada yang sebut Pak Rudi gabung partai A atau partai B, itu tidak betul,” tegas Arlon di Batam, Kepri, Senin (24/11/2025). [OSP]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya