BREAKING NEWS
 

Komdigi Dorong Digitalisasi & Potensi Desa Lewat Koperasi Merah Putih

Reporter : HENDRAWAN KOSIM WIJAYA
Editor : MUHAMAD FIKY
Jumat, 5 Desember 2025 12:00 WIB
Nanang Abu Hamid (tengah) dan Eko Setiawan (kanan) membahas tentang Strategi Digitalisasi Koperasi Desa Merah Putih. Foto: Komdigi

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengajak masyarakat untuk berperan aktif mendukung percepatan digitalisasi dan penguatan ekonomi desa melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hingga kini, lebih dari 80 ribu KDKMP telah resmi diluncurkan secara nasional oleh Presiden Prabowo Subianto.

Provinsi Jawa Timur menjadi salah satu daerah dengan capaian menonjol, dengan 8.494 KDKMP yang sudah terbentuk dan menunjukkan kinerja usaha positif.

“Jawa Timur memperoleh capaian tercepat 100 persen pertama di antara semua provinsi. Ini bukti semangat gotong royong ekonomi rakyat bahwa kekuatan ekonomi tumbuh dari desa,” ujar Sekretaris Dinas Kominfo Jawa Timur, Suharlina Kusumawardani, saat membuka acara Media Briefing Diksi bertema Koperasi Desa Merah Putih: Strategi dan Digitalisasi Perkuat Ekonomi, di Surabaya, Kamis (27/11).

Seiring masuknya era digital, pemerintah menilai peluang memperkuat potensi desa melalui koperasi semakin besar. Selain peningkatan literasi digital sumber daya manusia, Suharlina menekankan bahwa peran publik dan media juga penting dalam mendukung penyebaran informasi positif terkait transformasi digital.

Baca juga : Paramadina Dorong Sekolah Bebas Kekerasan Lewat Edukasi Langsung

Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga Kementerian Koperasi, Henny Navilah, menyebut program KDKMP saat ini memasuki fase kedua sesuai Inpres 17 Tahun 2025.

“Etape kedua ini fokus pada pembangunan fisik gerai pergudangan koperasi KDKMP dan kelengkapannya,” kata Henny.

Adsense

Henny melanjutkan, tahap lanjutan ini diharapkan semakin memperkuat fungsi koperasi bagi masyarakat desa. Saat ini tercatat 82.577 KDKMP telah berbadan hukum, dan lebih dari 1,2 juta masyarakat desa telah menjadi anggota.

Kepala Bidang Kelembagaan dan Pengawasan Dinas Koperasi dan UKM Jawa Timur, Nanang Abu Hamid, memaparkan bahwa potensi tiap daerah berbeda-beda. Ia mencontohkan beberapa model usaha KDKMP yang sudah berjalan seperti pemasok kebutuhan SPPG di Gresik, Pamekasan, dan Pacitan, koperasi berbasis wisata di Jember, hingga koperasi yang mengembangkan Kampung Inggris.

Baca juga : Ditjen Bina Adwil Perkuat Data Wilayah untuk Sukseskan Koperasi Merah Putih

“Bahkan di Kota Madiun, KKMP sudah menjalankan fungsi laundry sampah sebagai dukungan kebijakan zero waste,” ujar Nanang.

Untuk memperkuat ekosistem digital koperasi desa, Ketua Tim Kerja Kemitraan Komunikasi Publik Diskominfo Jatim, Eko Setiawan, menjelaskan dukungan Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) dalam proses digitalisasi.

“Di Jawa Timur terdapat 707 dari 1.119 KIM yang terdaftar sebagai anggota KDKMP. Mereka berperan sebagai penggerak literasi digital, fasilitator pemasaran digital, dan penguat komunikasi koperasi desa,” ujar Eko.

Pada kegiatan tersebut, hadir juga perwakilan pelaku koperasi, Ketua Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Jambangan, Achmad Sabiro, yang membagikan pengalaman praktik baik di lapangan. Ia mengatakan masyarakat mulai merasakan manfaat mulai dari kerja sama antar pelaku usaha hingga harga produk yang lebih terjangkau karena rantai pasok yang lebih pendek.

Baca juga : Kemenag Dorong Revisi UU Wakaf Demi Tata Kelola Modern

Pemerintah berharap Koperasi Merah Putih dapat berkembang dan bertahan di tengah tantangan ekonomi sebagai wujud pelaksanaan demokrasi ekonomi dan asas kekeluargaan sesuai UUD 1945 Pasal 33.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense