RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan meninjau langsung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Doyomulyo, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Sejumlah fasilitas di koperasi desa tersebut tampak telah siap dan proses pembangunannya menunjukkan kemajuan signifikan.
Zulhas, sapaan Zulkifli Hasan optimistis, koperasi desa ini mampu menjadi penggerak utama ekonomi desa, sekaligus penopang usaha rakyat di tingkat akar rumput.
Zulhas meninjau langsung progres pembangunan KDMP Doyomulyo pada Selasa (27/1/2026). Dalam kunjungan tersebut, dia berkeliling mengecek sejumlah fasilitas yang ada. Dia terkejut dengan capaian pembangunan KDMP Doyomulyo yang hampir rampung. Melampaui perkiraan awal. Kini pembangunan sudah 90 persen.
KDMP Doyomulyo yang berdiri di atas lahan seluas 6.400 meter persegi itu memiliki sejumlah fasilitas. Mulai dari gerai sembako, penyediaan pupuk dan obat-obatan pertanian, klinik, hingga gudang gabah kering serta fasilitas penyimpanan elpiji.
Baca juga : KPK Periksa 10 Saksi, 6 Kades, 4 Dari Swasta
Di sela-sela kunjungannya, Zulhas juga memborong beras yang dijual di KDMP Doyomulyo, kemudian dibagikan langsung kepada warga dan Bintara Pembina Desa (Babinsa).
Zulhas berpesan agar KDMP dijalankan konsisten dan fokus pada kesejahteraan masyarakat. Menurut dia, KDMP Doyomulyo akan menjadi pusat layanan ekonomi desa.
“Koperasi desa ini akan menjadi penopang program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan menampung usaha-usaha rakyat,” tegas Zulhas dalam keterangan resminya, Rabu (28/1/2026).
Peran KDMP, lanjut Zulhas, dirancang sebagai aggregator rantai pasok nasional untuk memotong jalur distribusi yang panjang. Sehingga harga kebutuhan pokok bisa lebih murah dan stabil.
Baca juga : Yusril: Zona Integritas Bukan Cuma Seremonial
“KDMP ini harus menampung usaha rakyat. Targetnya tahun ini berdiri 20 hingga 30 ribu gerai di seluruh Indonesia,” ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Zulhas juga bangga karena Kabupaten Lamongan menjadi daerah dengan capaian pembangunan KDMP tertinggi di Jawa Timur.
Tercatat, sebanyak 95 KDMP di Lamongan telah menjalankan proses bisnis secara aktif, khususnya di sektor pangan dan perdagangan.
“Provinsi lain kalah sama Jawa Timur, di antara kabupaten-kabupaten di Jatim terbanyak di Kabupaten Lamongan,” ucapnya.
Baca juga : Buka Pendaftaran Calon Ketua DPD, Golkar Sumut Mencari Imam Untuk Semua Kader
Dia pun menyampaikan apresiasi kepada Wakil Panglima TNI, khususnya Komando Distrik Militer (Kodim) 0812 Lamongan beserta seluruh jajaran yang terlibat dalam percepatan pembangunan KDMP.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.