RM.id Rakyat Merdeka - Istana Kepresidenan dibuka untuk pelajar. Program ini merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mengenalkan sistem pemerintahan sejak dini kepada generasi muda. Pada hari pertama, ratusan pelajar antusias berkeliling Istana dan menjajal langsung simulasi rapat kabinet.
Rombongan siswa dari SMKN 19 Jakarta Pusat tiba di kompleks Istana Negara sekitar pukul 11.00 WIB. Mereka datang berkelompok dengan pengawalan guru dan petugas. Mayoritas mengenakan seragam putih abu-abu dipadu jas gelap.
Siswi berhijab putih tampak dominan, sementara siswa laki-laki tampil rapi dengan dasi dan sepatu hitam.
Sebelum masuk, para siswa antre dan melewati pemeriksaan metal detektor satu per satu. Wajah penasaran dan antusias terlihat jelas. Banyak siswa baru pertama kali melihat langsung bagian dalam Istana yang selama ini hanya mereka kenal dari buku atau layar.
Pada hari pertama ini, rombongan didampingi langsung Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya. Teddy mengajak para siswa berkeliling ke sejumlah ruang di Istana.
Pada sesi lain, pelajar juga duduk di ruang rapat yang biasa digunakan untuk rapat kabinet dan mengikuti simulasi kegiatan pemerintahan.
Usai berkeliling dan mengikuti rangkaian kegiatan, para siswa juga menerima cenderamata dari pihak Istana.
Baca juga : Ditanya Soal Barang Sitaan, Istri Wakil Ketua DPRD Jabar Diperiksa KPK
Siswi kelas XI Akuntansi 1 SMKN 19 Jakarta, Kayla Annisa Maulida, senang bisa mengenal lebih jauh fungsi setiap ruangan di Istana. “Saya jadi tahu bagaimana isi Istana dan fungsi tiap ruangannya,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Ine Ratriana Pertiwi. Dia terkesan dengan suasana Istana serta keramahan para pegawai. Menurutnya, kunjungan ini juga memperkaya pengetahuan tentang sejarah Indonesia.
Pengalaman serupa dirasakan Wahyu Khoirul Setiawan, siswa kelas XI jurusan Business Retail. Dia mengaku kunjungan ini membuka wawasan tentang aktivitas kenegaraan, termasuk ruang rapat dan kegiatan di dalam Istana.
Teddy mengatakan, kunjungan ini merupakan bagian dari program “Istana untuk Siswa Sekolah” yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Tujuannya untuk memperkenalkan sistem pemerintahan kepada generasi muda. Pengalaman langsung seperti ini dinilai lebih efektif, karena pelajar bisa melihat langsung bagaimana negara dijalankan, bukan cuma dari buku.
“Jadi hari ini (kemarin-red), atas instruksi dan keinginan Bapak Presiden, kami membuka Istana untuk anak-anak sekolah,” ujar Teddy saat memberi keterangan pers kepada para wartawan Istana.
Teddy mengungkapkan, pembukaan Istana untuk pelajar menjadi bagian dari rangkaian kebijakan besar yang fokus pada pembangunan generasi muda melalui pendidikan.
Langkah tersebut sejalan dengan upaya Pemerintah yang sedang mendorong berbagai program prioritas untuk pelajar seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), perbaikan sekolah, hingga penguatan fasilitas belajar. Semua itu diarahkan untuk membentuk sumber daya manusia yang lebih siap menghadapi masa depan.
Baca juga : Pemda Didesak Segera Bentuk Desa Siaga TBC
Teddy menambahkan, kunjungan pelajar ke Istana bukan sekadar wisata edukasi. Kegiatan ini dirancang supaya pelajar bisa melihat langsung bagaimana negara dijalankan.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa bisa mengikuti diskusi secara langsung. Mereka diberi kesempatan untuk bertanya di aula Istana. Setelah itu, mereka diajak berkeliling untuk mengenal berbagai ruang penting.
“Kemudian kami ajak keliling. Kami kenalkan sejarah bangsa, kami kenalkan konsep-konsep pemerintahan,” kata Teddy.
Menurutnya, pengalaman langsung ini diharapkan bisa membuka wawasan pelajar, sehingga para generasi muda ini lebih mengenal negara. Soalnya, selama ini banyak siswa hanya mengenal pemerintahan dari buku pelajaran.
Melalui kunjungan ini, pelajar bisa melihat ruang-ruang penting yang menjadi tempat pengambilan keputusan besar negara.
“Kita ajak mereka untuk melihat tempat-tempat di mana keputusan besar bangsa ini pernah diambil,” tuturnya.
Program ini juga bakal diperluas. Teddy memastikan kegiatan tidak hanya berlangsung di Jakarta, tetapi juga di Istana Presiden seluruh Indonesia. Saat ini ada delapan Istana Presiden yang bisa dimanfaatkan sebagai sarana edukasi bagi pelajar dari berbagai daerah.
Baca juga : Aksi Nyata Hemat BBM, Bupati & Wabup Bangkalan Kompak Gowes Ke Kantor
“Nanti masing-masing Istana kami buka untuk anak sekolah juga,” ungkap Teddy.
Untuk pelajar di luar Jakarta, lanjut Teddy, akan disiapkan mekanisme supaya tetap bisa ikut program tersebut. Sekolah bisa mendaftar melalui Kementerian Sekretariat Negara (Kemensesneg) maupun Setkab.
Dia menjelaskan, kunjungan akan dijadwalkan secara berkala supaya semua sekolah punya kesempatan yang sama. JAR
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 4, edisi Rabu, 8 April 2026 dengan judul "Pintu Istana Dibuka Untuk Pelajar Seskab Perlihatkan Siswa Simulasi Rapat Kabinet"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.