Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Bunyi Lonceng Gereja Di Lebanon Selatan
Pesan Damai Menggema Dari Permukiman Warga
Rabu, 8 April 2026 06:10 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Di sebuah desa kecil di Lebanon selatan, suara lonceng gereja biasanya menjadi penanda ibadah, perayaan atau duka. Namun di tengah dentuman serangan dari Israel, lonceng itu berubah makna menjadi simbol keberanian dan solidaritas.
Melansir Al-Jazeera, Selasa (7/4/2026), lonceng itu dibunyikan Lamar, gadis muda yang memilih berdiri di antara ketakutan dan serangan Israel.
Baca juga : Sheila Marcia, Sentil Balik Netizen Soal Outfit Seksi
Di saat beredar kabar bahwa pihak Israel meminta para pemimpin komunitas Druze dan Kristen tidak melindungi tetangga mereka yang beragama Muslim Syiah, Lamar justru menyuarakan hal sebaliknya. “Kita semua satu,” katanya singkat.
Dengan tangan kecilnya, Lamar menarik tali lonceng gereja di kampungnya. Suara lonceng menggema, melintasi rumah-rumah yang sebagian telah porak-poranda. Bagi Lamar, itu bukan sekadar bunyi, melainkan pesan damai.
Baca juga : AS-Iran Kembali Bahas Perdamaian, Semoga Perang Segera Berakhir
“Saya membunyikan lonceng gereja untuk memberitahu semua orang bahwa gereja itu berpenghuni,” ujarnya.
Lamar memberikan tanda bahwa tempat ibadah itu tetap hidup, terbuka dan menjadi milik semua, tanpa memandang keyakinan.
Baca juga : Harga Avtur Meroket, Tiket Pesawat Boleh Naik 13%
Di wilayah Lebanon selatan, serangan telah meratakan permukiman, situs budaya dan keagamaan.
Ketegangan tak hanya datang dari bom dan rudal. Upaya memecah hubungan antarwarga yang selama ini hidup berdampingan juga dilakukan pihak Israel.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya