BREAKING NEWS
 

Zulhas Dengarkan Cerita Petani Banyuwangi

Pasokan Pupuk Aman, Harga Gabah Membaik

Reporter : KINTAN PANDU JATI
Editor : BAMBANG TRISMAWAN
Sabtu, 16 Mei 2026 07:00 WIB
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan. Foto: Dok. Kemenko Pangan

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan mendengarkan langsung keluhan dan aspirasi petani saat menghadiri kegiatan “Rembuk Tani dan Makan Bersama Petani” di Desa Karangbendo, Rogojampi, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (14/5/2026). Dalam dialog tersebut, para petani mengaku pasokan pupuk makin lancar dan harga gabah membaik.

Acara tersebut dihadiri ratusan petani dari berbagai wilayah di Banyuwangi. Mereka tampak antusias mengikuti diskusi dan menyampaikan kondisi pertanian di daerahnya.

Suasana guyub terasa sepanjang acara. Zulhas-sapaan Zulkifli Hasan-duduk lesehan bersama para petani sambil menyantap nasi kotak. Dialog berlangsung hangat dan cair tanpa sekat.

Dengan gaya santai, Zulhas mengajak para petani menjaga kekompakan bersama Pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Baca juga : Kritik Via Film Jadi Bahan Pembelajaran Pemerintah

Dalam sambutannya, Zulhas mengaku mendapat tugas langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan kondisi pangan di daerah, mulai dari harga gabah, ketersediaan pupuk hingga irigasi pertanian.

“Saya diminta Presiden ngecek pupuk. Alhamdulillah pupuk lancar, harga dapat diskon 20 persen. Saya ngecek juga irigasi, bagus juga,” kata Zulhas dikutip Jumat (15/5/2026).

Pemerintah sebelumnya telah menurunkan harga pupuk subsidi sebesar 20 persen. Harga pupuk urea turun dari Rp 112.500 menjadi Rp 90 ribu per sak. Sedangkan pupuk NPK turun dari Rp 115 ribu menjadi Rp 92 ribu per sak.

Adsense

Menurut Zulhas, kelancaran distribusi pupuk menjadi salah satu indikator keberhasilan program Pemerintah di sektor pangan. Karena itu, Pemerintah terus memantau penyaluran pupuk hingga ke daerah.

Baca juga : Gerindra Tegas Terhadap Kader Yang Langgar Etik

“Saya cek penyalurannya tidak ada masalah. Artinya, program ini berjalan dengan baik,” kata Zulhas.

Selain berdiskusi dengan petani, Zulhas juga menyerahkan bantuan simbolis berupa 2 ton pupuk non-subsidi kepada Ketua Poktan Sumber Urip Desa Watukebo Moch. Sayidi.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob mengatakan, distribusi pupuk bersubsidi di Jawa Timur berjalan lancar dan menunjukkan daya beli petani yang cukup baik.

“Bahkan penebusan untuk Jawa Timur ini hampir 50 persen dari alokasi 2 juta ton. Termasuk Banyuwangi di dalamnya itu juga sudah 50 persen. Ini menunjukkan kelancaran penyaluran, kemudian juga daya beli petani cukup baik,” kata Daconi.

Baca juga : Wacana Hak Angket Untuk Gubernur, PAN Kalimantan Timur Tak Mau Tergesa-gesa

Ketua Poktan Sumber Urip Moch. Sayidi bersyukur atas kelancaran distribusi pupuk subsidi yang kini dinilai tidak lagi langka di lapangan.

Dia juga menyampaikan apresiasi atas kebijakan penurunan harga pupuk subsidi sebesar 20 persen yang membantu meringankan biaya produksi petani.

“Yang dulunya Rp 90.000 sampai Rp 95.000, sekarang sudah Rp 90.000 untuk Urea. Kalau untuk NPK Rp 92.000, juga sudah turun 20 persen. Sekarang yang penting bagi petaninya itu pupuk tersedia, terus harga gabah bagus,” ujar Sayidi. KPJ

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 4, edisi Sabtu, 16 Mei 2026 dengan judul "Zulhas Dengarkan Cerita Petani Banyuwangi Pasokan Pupuk Aman, Harga Gabah Membaik"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense