BREAKING NEWS
 

Dirjen Imigrasi Hendarsam Minta Jajaran Fokus Kerja, Hilangkan Budaya Tak Patut

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Rabu, 10 Juni 2026 09:02 WIB
Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko saat menyampaikan pengarahan kepada seluruh petugas Imigrasi di seluruh Indonesia dan Atase Imigrasi di Perwakilan RI, yang dilaksanakan secara hybrid di Aula Ditjen Imigrasi, Selasa (9/6/2026). (Foto: dok. Imigrasi)

RM.id  Rakyat Merdeka - Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko mengimbau seluruh jajaran Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi untuk melaksanakan langkah konkret (action plan) dalam rangka meningkatkan integritas pelayanan publik.

Hal tersebut disampaikan Hendarsam melalui pengarahan kepada seluruh petugas Imigrasi di seluruh Indonesia dan Atase Imigrasi di Perwakilan RI, yang dilaksanakan secara hybrid di Aula Ditjen Imigrasi, Selasa (9/6/2026).

"Kita serahkan sepenuhnya proses hukum yang sedang berjalan kepada aparat penegak hukum (APH). Mulai minggu ini, saya minta semua jajaran kembali fokus pada tugas, fungsi, dan program-program yang sudah dicanangkan. Pelayanan kepada masyarakat harus berjalan optimal," tegasnya.

Baca juga : OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas

Hendarsam mengakui, krisis kali ini menjadi salah satu pukulan terbesar bagi organisasi. Kendati begitu, dia meminta momentum ini dijadikan ruang refleksi total untuk menghapus praktik dan budaya kerja masa lalu yang tidak sesuai.

“Zaman sudah berubah. Tuntutan masyarakat saat ini juga telah berubah. Tidak ada hak istimewa (privilege) bagi siapa pun untuk melakukan pelanggaran," tandas Hendarsam.

Adsense

Ia mengingatkan, fungsi pelayan publik bersentuhan langsung dengan masyarakat, sehingga sangat rentan terhadap komplain dan kritik.

Baca juga : Pengamat Apresiasi Teddy Fokus Kerja Untuk Negara

Kerentanan tersebut harus dijawab dengan penguatan mental aparatur, untuk merespons setiap keluhan dengan cepat dan transparan.

Hendarsam menilai, Ditjen Imigrasi memiliki sumber daya manusia yang unggul. Namun, kapasitas tersebut harus dibarengi dengan integritas yang kuat, agar organisasi dapat kembali berdiri tegak.

Dia menekankan, orientasi utama Imigrasi adalah memangkas jarak dengan masyarakat. Segala bentuk kecemburuan sosial atau persepsi negatif publik, harus dijawab dengan perubahan sikap dan komitmen pelayanan yang nyata.

Baca juga : DPRD DKI: Pilah Sampah Mendesak, Tapi Jangan Bebankan Warga Tanpa Fasilitas

"Gagasan 'Imigrasi untuk Rakyat' lahir karena kita harus mendekatkan diri dan menghilangkan jarak dengan masyarakat," tutur Hendarsam.

"Fokus kita sekarang adalah membuktikan komitmen itu, merebut kembali kepercayaan publik, dan memastikan bahwa setiap kerja Imigrasi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat," pungkasnya.

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense