BREAKING NEWS
 

Serap Hasil Produksi, Perluas Akses Pasar

Sinergi Kopdes-BUMDes Gerakkan Ekonomi Desa

Reporter : SUSILO YEKTI
Editor : WIDIA SAPUTRA
Senin, 20 Juli 2026 06:55 WIB
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto.

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah mulai merancang sinergi antara Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai penggerak ekonomi desa.

Kolaborasi ini diharapkan mampu menyerap hasil produksi dan potensi unggulan setiap desa, sekaligus memperluas pasar bagi produk lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mengatakan, berdasarkan hasil rapat terbatas pada Rabu (15/7/2026), fungsi setiap Kopdes Merah Putih akan dikembangkan sesuai dengan karakteristik dan potensi desa masing-masing.

Dalam pelaksanaannya, koperasi akan didorong bekerja sama dengan BUMDes sebagai off taker yang menyerap hasil produksi sesuai potensi unggulan desa.

Baca juga : Bahlil Persilakan Kader Eks Golkar Kembali Lagi

Menurut Yandri, Kemendes PDT saat ini juga terus mendorong pengembangan desa tematik, seperti desa jagung, desa padi, desa ikan nila, desa ikan lele, desa kakao, hingga desa berbasis komoditas unggulan lainnya.

Dengan demikian, kolaborasi antara Kopdes Merah Putih dan BUMDes diharapkan dapat memastikan produk yang dihasilkan desa tematik memiliki pasar, sekaligus memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

“Kami tegaskan, akan dilakukan kolaborasi dan kerja sama untuk memastikan kegiatan ekonomi di desa berjalan di jalur yang benar (on the track),” ujar Yandri dalam keterangan tertulisnya, Minggu (19/7/2026).

Adsense

Diungkapkan, saat ini lebih dari 1.000 BUMDes telah terlibat menyuplai kebutuhan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pengalaman tersebut menjadi modal penting untuk memperkuat peran Kopdes Merah Putih dalam membangun rantai pasok produk desa.

Baca juga : PSI Aceh Semakin Diterima Masyarakat

“Dengan jumlah desa mencapai 75.266, masing-masing Kopdes yang bekerja sama dengan BUMDes diharapkan dapat memastikan seluruh produk desa terserap dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” jelasnya.

Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu menambahkan, Pemerintah Desa memiliki kepentingan besar untuk menyukseskan program Kopdes Merah Putih karena sebagian keuntungan koperasi akan kembali kepada desa dan masyarakat.

Skema pembagian keuntungan tersebut diyakini akan mendorong pemerintah desa lebih aktif mengembangkan potensi ekonomi lokal.

Secara teknis, lanjut Yandri, sebanyak 80 persen keuntungan Kopdes Merah Putih akan dikembalikan kepada masyarakat desa, sedangkan 20 persen sisanya menjadi Pendapatan Asli Desa (PADes).

Baca juga : KAI Satukan Layanan Stasiun Karet-BNI City

“Dana yang digunakan berasal dari dana desa. Dari keuntungan Kopdes, sebanyak 20 persen akan menjadi Pendapatan Asli Desa. Karena itu, Pemerintah Desa berkepentingan agar Kopdes berhasil dan sukses. Sisanya, 80 persen keuntungan akan kembali kepada masyarakat desa,” terangnya.

Mantan Wakil MPR itu optimistis, Pemerintah Desa beserta seluruh jajarannya akan memaksimalkan peran masing-masing agar setiap potensi lokal dapat dikembangkan melalui Kopdes Merah Putih.

“Pada akhirnya, tujuan kita adalah menyukseskan Koperasi Desa Merah Putih,” pungkasnya. SSL

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Senin, 20 Juli 2026 dengan judul "Serap Hasil Produksi, Perluas Akses Pasar Sinergi Kopdes-BUMDes Gerakkan Ekonomi Desa"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense