BREAKING NEWS
 

Lanjutkan Pemulihan, Kemenhut Bangun Rumah Bagi Korban Bencana Aceh Tamiang

Reporter : AHMAD LATHIF ROSYIDI
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Jumat, 24 Juli 2026 14:04 WIB
Foto: Kemenhut.

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) melalui Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan (Ditjen Gakkum Kehutanan) bersama Ikatan Polisi Kehutanan Indonesia (IPKI) membangun delapan unit rumah bagi warga terdampak banjir dan tanah longsor di Desa Sekumur, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang.

Program pembangunan hunian tersebut menjadi bagian dari upaya pemulihan pascabencana, sekaligus wujud kepedulian Kementerian Kehutanan terhadap masyarakat yang kehilangan tempat tinggal. Seluruh rumah telah selesai dibangun dan kini telah ditempati oleh para penerima manfaat.

Pembangunan hunian juga merupakan implementasi nilai Budhi Bhakti Wirawana, kode etik Polisi Kehutanan yang menjunjung tinggi semangat pengabdian, kepedulian, dan gotong royong dalam melayani masyarakat.

Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan, Dwi Januanto Nugroho mengatakan, semangat pengabdian yang terus didorong Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menjadi landasan bagi jajaran Polisi Kehutanan untuk tidak hanya menjaga kawasan hutan, tetapi juga hadir membantu masyarakat yang terdampak bencana.

Baca juga : Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana lewat PANAH KESATRIA

"Budhi Bhakti Wirawana mengajarkan bahwa pengabdian Polisi Kehutanan tidak berhenti pada menjaga kawasan hutan. Ketika masyarakat menghadapi bencana, nilai-nilai itu menuntun kami untuk hadir, bergotong royong, dan memberikan manfaat nyata. Menjaga hutan pada hakikatnya juga berarti menjaga kehidupan masyarakat yang bergantung padanya," ujar Dwi, seperti dikutip dari laman resmi Kementerian Kehutanan, Jumat (24/7/2026).

Penyerahan delapan unit rumah dilakukan secara simbolis oleh Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan selaku Pembina Polisi Kehutanan kepada Datok Desa Sekumur.

Adsense

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan bimbingan teknis pemberdayaan Masyarakat Peduli Api (MPA) yang diselenggarakan Ditjen Gakkum Kehutanan.

Turut hadir Anggota Komisi IV DPR RI sekaligus Koordinator Satgas Galapana DPR RI dalam Pemulihan Bencana, T.A. Khalid.

Baca juga : Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Batu Bara, Polisi Komit Bertindak Tanpa Pandang Bulu

Ia mengajak masyarakat Desa Sekumur untuk terus bangkit dan mempercepat proses pemulihan melalui pemberdayaan di sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan.

Sementara itu, Ketua Umum IPKI Sustyo Iriyono mengatakan, pembangunan delapan unit rumah merupakan hasil gotong royong anggota Polisi Kehutanan dari berbagai daerah di Indonesia.

"Hunian ini berdiri karena semangat kebersamaan keluarga besar Polisi Kehutanan. Setiap dukungan yang diberikan anggota menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk membantu saudara-saudara kita di Aceh Tamiang. Inilah makna Budhi Bhakti Wirawana yang kami wujudkan melalui aksi nyata," ujarnya.

Selain membangun hunian, IPKI juga akan melanjutkan kegiatan sosial melalui renovasi Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) di Desa Sulum, Kecamatan Sekerak, menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca juga : Fantasy Land Bius Penonton, Teater Ramah Anak Panen Apresiasi

Melalui berbagai kegiatan tersebut, Kementerian Kehutanan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kepedulian sosial.

Hal ini sejalan dengan arahan Menhut Raja Juli Antoni agar insan kehutanan tidak hanya menjaga kelestarian hutan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat di sekitarnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense