BREAKING NEWS
 

Mendagri Tito Tinjau Pelabuhan Laurentius Say Pascagempa NTT

Reporter : DIDI RUSTANDI
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Rabu, 19 Agustus 2026 20:15 WIB
Foto: Puspen Kemendagri.

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meninjau kondisi Pelabuhan Laurentius Say, Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang terdampak gempa bumi.

Meski sejumlah bagian bangunan mengalami kerusakan, aktivitas pelayanan pelabuhan dipastikan tetap berjalan normal.

Mendagri tiba di lokasi bersama Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago, Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Safrizal ZA, serta sejumlah pejabat terkait, Rabu (19/8/2026).

Di lokasi, Mendagri menerima laporan dari Bupati Sikka mengenai kondisi bangunan pelabuhan pascagempa. Dalam peristiwa tersebut, tiga orang dilaporkan meninggal dunia.

Mendagri mengatakan, berdasarkan keterangan Kepala Syahbandar, operasional Pelabuhan Laurentius Say tetap berjalan karena sistem digitalisasi pelayanan telah dilengkapi mekanisme cadangan.

Baca juga : Anak Pengungsi Gempa NTT Dapat Trauma Healing Dan Perpustakaan Keliling

Sistem tersebut memungkinkan pelayanan dialihkan ke lokasi sementara apabila terjadi gangguan jaringan internet.

“Dan keterangan dari Pak Kepala Syahbandar ini operasional tetap berjalan. Kan ada sistem digitalisasinya sudah punya backup. Jadi dapat dialihkan ketika ada internet di tempat sementara,” ujar Mendagri kepada awak media seusai meninjau lokasi.

Menurut Tito, layanan embarkasi dan debarkasi di pelabuhan juga telah berjalan normal. Ia mengapresiasi jajaran Kementerian Perhubungan, Syahbandar, dan otoritas pelabuhan yang memastikan pelayanan tetap berjalan di tengah kondisi pascagempa.

Kementerian PU Akan Asesmen Bangunan Di sisi lain, Mendagri mengingatkan potensi gempa susulan masih perlu diantisipasi.

Adsense

Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa susulan dengan skala lebih kecil masih mungkin terjadi dalam dua hingga tiga minggu ke depan.

Baca juga : Komut Pertamina Kunjungi Korban Gempa NTT, Salurkan Bantuan di RS Ruteng

Untuk memastikan keamanan bangunan pelabuhan, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) akan melakukan asesmen setelah kondisi gempa benar-benar stabil.

Asesmen diperlukan untuk menentukan langkah penanganan terhadap bagian bangunan yang mengalami kerusakan.

“Apakah strukturnya masih kuat atau tidak. Kalau strukturnya masih kuat, maka tinggal pembangunan dinding, interior, atap, dan lain-lain. Tapi kalau strukturnya tidak kuat, ya mau nggak mau harus dibongkar supaya strukturnya betul-betul kokoh,” sambung Tito.

Mendagri juga menyampaikan keprihatinan atas jatuhnya korban jiwa akibat gempa. Ia memastikan pemerintah pusat akan terus hadir bersama masyarakat terdampak dan mengoptimalkan penanganan pascabencana.

Hal tersebut, menurut Tito, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar jajaran menteri dan kepala lembaga negara hadir langsung di wilayah terdampak bencana di NTT.

Baca juga : DoctorSHARE Salurkan Bantuan Medis Untuk Korban Gempa Flores

“Saya lihat sudah banyak sekali kekuatan yang datang ke sini. Kepala BNPB sudah ada di sini, Wakil Menteri Kesehatan, Wakil Menteri PU, dan saya dapat informasi siang ini Menko Pangan Bapak Zulkifli Hasan juga akan di sini. Kita semua kroyokan untuk membantu,” ujarnya.

Selain menangani kerusakan, pemerintah terus mengoptimalkan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari bahan pangan, air minum, listrik, hingga jaringan komunikasi.

Tito memahami sebagian masyarakat masih mengalami trauma akibat gempa. Karena itu, ia meminta warga tidak dipaksa kembali ke rumah masing-masing selama situasi belum benar-benar stabil.

Menurutnya, pemerintah daerah perlu memastikan masyarakat merasa aman sekaligus tetap mendapatkan dukungan selama masa tanggap darurat.

“Jadi kalau masyarakat memang ada yang tidur di luar, ya tentu kita harus bantu dan kita tolong. Kita jangan paksa mereka masuk ke dalam. Karena ini gempa sebulan bisa saja terjadi,” tandas Mendagri.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense