BREAKING NEWS
 

Dukung Swasembada Pangan

Kapolri Tanam Bawang Putih Serentak Di 14 Polda

Reporter : FAJAR EL PRADIANTO
Editor : BAMBANG TRISMAWAN
Kamis, 20 Agustus 2026 07:00 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (kedua kiri) bersama Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan (kanan) dan Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Soeharto (ketiga kanan) dalam acara panen bawang putih di Sembalun, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (19/8/2026). Foto: Dok. Polri

RM.id  Rakyat Merdeka - Polri memperkuat dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional melalui percepatan swasembada bawang putih. Upaya itu dilakukan melalui penanaman serentak, panen raya, hingga pembangunan gudang ketahanan pangan di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (19/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Soeharto atau akrab disapa Mba Titiek, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.

Program ini menjadi bagian dari sinergi lintas sektor untuk meningkatkan produksi bawang putih nasional sekaligus memperkuat ekosistem pertanian dari hulu hingga hilir.

Dalam percepatan swasembada bawang putih, Polri bersama kementerian/lembaga, Pemerintah Daerah dan mitra strategis telah mengidentifikasi potensi lahan terverifikasi seluas 2.593,1 hektare yang tersebar di 17 Polda.

Dari total lahan tersebut, sebanyak 927,6 hektare telah ditanami dengan proyeksi produksi mencapai 9.276 ton bawang putih. Program tersebut melibatkan 117 kelompok tani dan 2.257 petani.

Pada penanaman serentak yang digelar Rabu (19/8/2026), Polri menanam bawang putih di lahan seluas 279,5 hektare yang tersebar di 14 Polda. Kegiatan tersebut melibatkan 110 kelompok tani dan 2.174 petani.

Penanaman serentak itu diproyeksikan menghasilkan sekitar 2.795 ton bawang putih yang dapat dipanen pada kuartal IV 2026. Kegiatan itu sekaligus mengantarkan Polri meraih Rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) melalui penanaman bawang putih serentak di lahan terluas.

Baca juga : Menteri Rini: AI Hanya Alat, Tak Gantikan Peran Manusia

Polda NTB menjadi wilayah dengan lahan penanaman terbesar, yakni mencapai 120 hektare dengan potensi produksi sekitar 1.200 ton. Selanjutnya, Polda Sumatera Selatan menanam di lahan 81 hektare dengan potensi produksi 810 ton.

Kemudian, Polda Jawa Barat menanam bawang putih di lahan seluas 44,58 hektare dengan potensi produksi mencapai 445,8 ton.

Penanaman juga dilakukan di Jawa Tengah, Lampung, Sumatera Utara, Nusa Tenggara Timur, Jawa Timur, Sumatera Barat, Aceh, Bengkulu, Bali, Sulawesi Selatan, dan Jambi. Sementara tiga Polda lainnya akan menyesuaikan waktu tanam pada September dan Oktober 2026.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, pencapaian Rekor MURI tersebut bukan sekadar penghargaan. Menurutnya, capaian itu menjadi momentum untuk menghidupkan kembali kejayaan produksi bawang putih nasional.

“Program ini bagaimana membangkitkan dan mengulang kembali keberhasilan panen raya bawang putih seperti pada masa kejayaan puluhan tahun lalu,” kata Sigit.

Adsense

Sigit mengatakan, Polri tidak bekerja sendiri dalam mengejar swasembada bawang putih. Kepolisian menggandeng kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, kelompok tani, serta mitra strategis untuk membangun ekosistem pertanian dari hulu hingga hilir.

“Kalau semua ini bisa berjalan maka akselerasi swasembada bawang putih, sukses,” tegas Sigit.

Baca juga : Golkar Totalitas Dukung Kebijakan Pro Rakyat

Di Sembalun, kegiatan juga dirangkaikan dengan panen raya bawang putih di lahan seluas 105 hektare. Panen melibatkan sembilan kelompok tani dengan 287 petani dan diproyeksikan menghasilkan sekitar 1.050 ton bawang putih.

Sigit mengatakan, panen raya tersebut menjadi kesempatan untuk melihat hasil penggunaan bibit-bibit unggul yang dikembangkan melalui penelitian.

“Kami ingin melihat hasil dari bibit-bibit terbaik hasil penelitian dalam program tanam tahun ini,” ujar Sigit.

Untuk memperkuat produktivitas petani, Polri menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian berupa 81 unit hand tractor dan lima pompa air tenaga surya.

Kementerian Pertanian turut memberikan sembilan hand tractor, satu traktor roda empat, serta 19 pompa air. Sementara PT Pupuk Indonesia menyediakan 17 ton pupuk.

Penguatan program juga dilakukan dari sisi hilir. Polri melakukan groundbreaking Gudang Ketahanan Pangan Polri di Sembalun.

Gudang tersebut dibangun di atas lahan seluas 1.013 meter persegi dengan luas bangunan 250 meter persegi. Fasilitas itu memiliki kapasitas penyimpanan hingga 300 ton bawang putih dan dipersiapkan untuk menjaga kualitas hasil panen sebelum diserap serta didistribusikan.

Baca juga : PAN NTB Kini Dipimpin Mendag Budi Santoso

Lahan pembangunan gudang merupakan hibah dari Pemerintah Kabupaten Lombok Timur. Pembangunannya didukung anggaran sebesar Rp 1,4 miliar dari Pemerintah Provinsi NTB.

Kepala Baharkam Polri Irjen Mardiono mengatakan, Polri akan memperkuat pendampingan bersama Dinas Pertanian dan kelompok tani. Pendampingan diperlukan agar program tidak berhenti pada seremoni penanaman, tetapi berlanjut hingga panen dan peningkatan produksi.

“Satgas akan terus melakukan pendampingan dan mengawal hingga panen dengan harapan bisa meningkatkan produksi dalam negeri menuju swasembada bawang putih nasional,” kata Mardiono. JAR

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 4, edisi Kamis, 20 Agustus 2026 dengan judul "Dukung Swasembada Pangan Kapolri Tanam Bawang Putih Serentak Di 14 Polda"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense