Dark/Light Mode

Layanan Penyeberangan Bakal Dikelola Transjakarta

Tarif Transportasi Warga Pulau Seribu Lebih Murah

Kamis, 20 Agustus 2026 06:25 WIB
Pekerja saat menurunkan barang dari kapal yang bersandar di Kepulauan Seribu Utara, Jakarta. (Foto: Putu Wahyu Rama/RM.id)
Pekerja saat menurunkan barang dari kapal yang bersandar di Kepulauan Seribu Utara, Jakarta. (Foto: Putu Wahyu Rama/RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Layanan Transjakarta bakal merambah laut. Langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengalihkan pengelolaan transportasi laut menuju Kepulauan Seribu kepada Transjakarta itu mendapat dukungan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Dengan demikian, warga kepulauan akan mendapatkan tarif transportasi murah dan terjangkau.

Pemprov DKI berencana mengalihkan pengelolaan transportasi laut menuju Kepulauan Seribu kepada PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mulai 2027.

“Ini kabar menggembirakan. Karena, penduduk Jakarta, termasuk warga Kepulauan Seribu, berhak menikmati transportasi murah,” kata Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino di Jakarta, Senin (10/8/2026).

Sebelumnya, Wibi pernah menyampaikan gagasan tersebut saat menerima audiensi organisasi kepemudaan Jakarta Maju Bersama (JMB) di Ruang Fraksi Partai Nasional Demokrat (NasDem) DPRD DKI Jakarta (18/5/2026).

Baca juga : Opta Jagokan Inter Pertahankan Scudetto

Saat itu, dia menyoroti ketergantungan warga Kepulauan Seribu terhadap kapal milik Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta. Wibi juga mendorong kajian layanan Transjakarta Laut dengan tarif yang dapat dijangkau masyarakat.

Menurutnya, transportasi laut murah bukan hanya soal mempermudah perjalanan warga. Kehadiran layanan tersebut juga dapat memperkuat konektivitas antarpulau, membuka akses ekonomi, sekaligus mendukung pengembangan pariwisata Kepulauan Seribu.

Wibi berharap, kajian Transjakarta Laut tidak hanya berorientasi pada konektivitas Kepulauan Seribu dengan Jakarta daratan. “Mobilitas antarpulau di Kepulauan Seribu juga harus menjadi perhatian,” saran politisi Partai NasDem ini.

Karena itu, dia meminta rencana tersebut segera diterjemahkan menjadi skema layanan yang konkret. Mulai rute, frekuensi perjalanan, kapasitas kapal hingga tarif. “Harus disiapkan secara matang,” tandasnya.

Baca juga : Balapan Terakhir Di Zandvoort, Verstappen Pakai Helm Perpisahan

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, perubahan pengelolaan transportasi laut menuju Kepulauan Seribu, dilakukan karena layanan yang selama ini berada di bawah Dishub DKI, belum efisien.

Karena itu, Pemprov DKI Jakarta menyiapkan mekanisme baru, dengan menyerahkan pengelolaan transportasi tersebut kepada Transjakarta pada 2027.

Pram mengatakan, mekanisme pengelolaan tersebut masih dimatangkan. Mengingat, Pemprov DKI Jakarta perlu menyiapkan sejumlah perubahan regulasi, termasuk Peraturan Daerah (Perda), Peraturan Gubernur (Pergub), hingga skema tarif.

“Yang pasti, tarifnya akan lebih murah kalau dikelola secara profesional,” kata Pram Senin (10/8/2026).

Baca juga : Pentagon Ancam Pangkas Dana Riset 30 Universitas

Menurut Pram, keputusan tersebut diambil setelah Pemprov DKI melihat kinerja Transjakarta dalam mengelola transportasi publik. “Performa Transjakarta baik, mengelola lebih dari 10.000 bus,” nilainya.

Selain kemampuan pengelolaan, peningkatan jumlah pengguna Bus Transjakarta juga menjadi pertimbangan. “Meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan Transjakarta, menjadi indikator positif,” tandasnya. [DRS]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.