Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Profil Jay Herdman, Putra Pelatih Timnas yang Jadi Andalan Baru Bali United
- Barcelona Tutup Pramusim dengan Gelar Joan Gamper Trophy 2026
- Fitrah Maulana Bangga Bawa Persib Juara Dewata Challenge Series
- STY Puji Perkembangan Persija Usai Laga Uji Coba Di Thailand
- Gabung Klub Arab Saudi, Kakak Pemain Persib Dibanderol Rp1,4 T
Balapan Terakhir Di Zandvoort, Verstappen Pakai Helm Perpisahan
Kamis, 20 Agustus 2026 06:15 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Max Verstappen menyiapkan penghormatan khusus untuk Grand Prix Belanda 2026. Pembalap Red Bull Racing itu memperkenalkan desain helm spesial yang akan dikenakannya pada balapan terakhir Formula 1 di Sirkuit Zandvoort, Belanda.
Helm tersebut menjadi bagian dari perpisahan Verstappen dengan balapan kandangnya. GP Belanda akan dicoret dari kalender Formula 1 setelah musim 2026, sehingga balapan pada 23 Agustus mendatang menjadi penampilan terakhir ajang jet darat di Zandvoort.
Verstappen memperlihatkan desain helm khusus tersebut melalui media sosial. Ia menyebutnya sebagai penghormatan kepada Belanda dan Zandvoort, dua bagian penting dalam perjalanan karirnya. “Grand Prix yang ikonik. Kenangan tak terlupakan yang akan membekas seumur hidup. Balapan kandang terakhir, helm istimewa, sebuah penghormatan bagi Belanda dan Zandvoort,” tulis Verstappen seperti dikutip dari Crush, kemarin.
Baca juga : Pentagon Ancam Pangkas Dana Riset 30 Universitas
Pilihan helm spesial itu terasa semakin istimewa karena Verstappen memiliki catatan gemilang di Zandvoort. Pembalap Belanda tersebut sudah tiga kali memenangkan Grand Prix Belanda sejak balapan kembali ke kalender F1 pada 2021.
GP Belanda terakhir kali digelar pada 1985, sebelum kembali hadir 36 tahun kemudian. Kehadirannya juga identik dengan lautan suporter Verstappen yang dikenal sebagai Orange Army.
Tribun Zandvoort hampir selalu dipenuhi warna orange dan atmosfer meriah setiap kali Verstappen tampil. Namun, kemeriahan tersebut akan mencapai babak terakhir pada 2026.
Baca juga : Rachel Cia Dipinang Dikta, Pestanya Intim Dan Sederhana
Verstappen pun memilih menikmati momen perpisahan tersebut bersama para penggemarnya. “Ini adalah Grand Prix kandang saya, jadi pastinya saya akan sangat menikmatinya,” kata Verstappen.
Meski Formula 1 tidak lagi berlaga di Zandvoort, Verstappen menilai sirkuit tersebut tetap memiliki masa depan sebagai salah satu lokasi balap dan aktivitas otomotif.
“Memang tidak akan ada balapan Grand Prix Formula 1 di sana, tetapi masih banyak ajang balap lain yang digelar di sana,” ujarnya.
Baca juga : Jalani Sidang Eksepsi, Yaqut Minum Obat Anti Nyeri
Bagi Verstappen, helm spesial itu bukan sekadar perlengkapan balap. Ia menjadi simbol perpisahan dengan salah satu panggung yang paling dekat dengan dirinya balapan kandang di hadapan lautan penggemar Belanda.
Dan ketika Verstappen melaju di Zandvoort pada 23 Agustus nanti, helm tersebut akan menjadi salah satu bagian dari sejarah terakhir GP Belanda di era Formula 1 saat ini. [DNU]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya