Sebelumnya
Jumlah tersebut terdiri atas 840.792 mahasiswa ongoing atau masih menjalani pendidikan dan 177.950 mahasiswa baru.
Sebanyak 380.741 penerima tersebar di 124 perguruan tinggi negeri (PTN). Sementara 460.051 mahasiswa lainnya menempuh pendidikan di 2.204 perguruan tinggi swasta (PTS).
Program KIP Kuliah juga menjangkau mahasiswa dari wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Pada 2026, jumlah penerima dari wilayah tersebut mencapai 85.390 mahasiswa atau 10,2 persen dari total penerima aktif.
Sejak diluncurkan pada 2020, jumlah penerima KIP Kuliah mengalami perubahan dari tahun ke tahun.
Baca juga : Kemenham Membuka Ruang Partisipasi Masyarakat Sipil
Pada 2020 tercatat 1.052.766 penerima, kemudian meningkat menjadi 1.127.777 pada 2021. Jumlah tersebut turun menjadi 780.014 pada 2022.
Penerima kembali meningkat menjadi 916.827 pada 2023, sebanyak 1.022.084 pada 2024, dan mencapai 1.115.595 pada 2025.
Dari pelaksanaan program sejak 2020, sebanyak 526.928 mahasiswa telah menyelesaikan pendidikan jenjang sarjana atau sarjana terapan. Selain itu, sebanyak 83.561 mahasiswa telah lulus jenjang diploma.
Pemerintah mengalokasikan anggaran KIP Kuliah sebesar Rp 15,3 triliun pada 2026. Anggaran tersebut diproyeksikan meningkat menjadi Rp 15,37 triliun pada 2027 dengan sasaran 966.623 mahasiswa.
Baca juga : Gerindra: Presiden Ingatkan Etos Kerja Para Menterinya
Besarnya dukungan tersebut juga tercermin dari kondisi ekonomi penerima. Rata-rata pendapatan kotor gabungan orang tua penerima baru pada 2025 tercatat sekitar Rp 1,274 juta per bulan untuk mahasiswa PTN dan Rp 1,181 juta untuk mahasiswa PTS.
“Rata-rata pendapatan kotor gabungan orang tua penerima baru hanya sekitar Rp1,274 juta per bulan untuk penerima di PTN,” ujar Qodari.
Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, verifikasi penerima dilakukan secara berlapis melalui pemadanan data akademik, kependudukan, dan kondisi ekonomi.
Perguruan tinggi juga berperan melakukan verifikasi kelayakan sekaligus memantau penerima selama masa studi.
Baca juga : Hanura Hidupkan Api Semangat Bung Karno
Pendaftaran akun calon penerima KIP Kuliah 2026 telah dibuka sejak 3 Februari dan masih berlangsung hingga 31 Oktober 2026. Program tersebut diperuntukkan bagi mahasiswa baru.
Di sisi lain, Pemerintah menempatkan bantuan pendidikan tinggi sebagai bagian dari prioritas RAPBN 2027. Kementerian Keuangan menyebut anggaran pendidikan 2027 mencapai Rp 820,9 triliun, dengan KIP Kuliah ditargetkan menjangkau 1,1 juta mahasiswa. JAR
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 4, edisi Jumat, 28 Agustus 2026 dengan judul "Diungkap Kepala Bakom KIP Kuliah Bantu Ratusan Ribu Mahasiswa Raih Gelar Sarjana"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.