BREAKING NEWS
 

Kemendikdasmen Komit Terus Beri Apresiasi Talenta Berprestasi Indonesia

Reporter & Editor :
FAQIH MUBAROK
Minggu, 6 September 2026 21:38 WIB
Kemendikdasmen aktif melakukan pembinaan serta mengirim murid berprestasi ke ajang internasional. Foto: Kemendikdasmen

RM.id  Rakyat Merdeka - Apresiasi bagi murid berprestasi merupakan bagian penting dalam implementasi Permendikdasmen Nomor 25 Tahun 2025 tentang Manajemen Talenta Murid, yang menempatkan apresiasi sebagai salah satu tahapan dalam pengelolaan talenta, setelah proses identifikasi, pengembangan, dan aktualisasi.

Melalui apresiasi tersebut, prestasi murid tidak berhenti sebagai capaian, tetapi menjadi bagian dari upaya membuka kesempatan pengembangan talenta secara berkelanjutan.

Apresiasi tersebut diberikan kepada juara dalam beragam ajang nasional yang diselenggarakan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).

Apresiasi tersebut menjadi bagian penghargaan kepada murid yang telah menunjukkan dedikasi, kerja keras, daya juang, dan prestasi dalam ajang talenta, termasuk OSN.

“Kami terus berusaha mendukung dan mengapresiasi prestasi anak bangsa. Mohon maaf kalau mungkin hadiahnya tidak besar,” kata Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (6/9/2026).

Baca juga : Penandatanganan Komitmen Pusat & Daerah Percepat Revitalisasi Satuan Pendidikan

Komitmen tersebut diperlihatkan dengan aktifnya Kemendikdasmen melakukan pembinaan serta mengirim murid berprestasi ke ajang internasional.

Pada tahun 2026, sebanyak 420 juara ajang nasional dibina oleh Puspresnas bersama mitra sebagai persiapan mengikuti ajang internasional. Pada tahun 2026 ini sebanyak 79 murid dikirim sebagai delegasi Indonesia ke berbagai ajang internasional.

Para delegasi yang telah berkompetisi telah meraih 47 penghargaan internasional yang terdiri atas tujuh emas, 17 perak, 23 perunggu, dan lima honorable mention.

"Kami sedang mencari skema supaya anggarannya dapat digunakan dari sumber-sumber lain sehingga anggaran hadiahnya dapat ditambah," terang Abdul Mu'ti.

Adsense

Namun, Mendikdasmen juga mengimbau agar masyarakat tidak melihat suatu penghargaan hanya dari sisi hadiahnya, karena mereka yang juara juga akan mendapat dukungan pengembangan talenta berkelanjutan.

Baca juga : Tiga Pekan Pascagempa, 1.931 Sekolah di NTT Kembali Beraktivitas

Kepala Puspresnas, Maria Veronica Irene Herdjiono menambahkan, apresiasi dan pembinaan bagi para peraih prestasi tidak berhenti pada pemberian hadiah atau dana pembinaan.

Puspresnas secara berkelanjutan membina talenta berprestasi agar memperoleh kesempatan untuk mengikuti ajang internasional.

“Prestasi di tingkat nasional bukanlah akhir dari proses pembinaan. Kami terus mendampingi para talenta berprestasi agar dapat berkembang dan memiliki kesempatan lebih luas lagi,” ucap Irene.

Kemendikdasmen Lanjutkan Pembinaan hingga Ajang Internasional

Dukungan jangka panjang juga diberikan melalui kesempatan melanjutkan pendidikan. Melalui Beasiswa Talenta Indonesia yang merupakan kolaborasi Puspresnas dan LPDP, para talenta berprestasi mendapatkan pendanaan pendidikan program S1/D4 di dalam maupun luar negeri.

Baca juga : Mendikdasmen Abdul Mu’ti Minta Maaf Hadiah Medali OSN Dipangkas, Ini Alasannya

Tahun ini, telah diumumkan 174 calon penerima beasiswa S1 terdiri atas 171 calon penerima beasiswa dalam negeri dan tiga orang calon penerima beasiswa luar negeri.

Mereka merupakan pemenang ajang yang difasilitasi Puspresnas, termasuk OSN. “OSN bukan semata-mata tentang medali atau menjadi juara. Proses mengikuti kompetisi menjadi ruang bagi murid untuk mengembangkan kemampuan, membangun karakter, sportivitas, daya juang, dan mental sebagai generasi unggul Indonesia,” tutur Irene.

Kemendikdasmen berkomitmen memastikan setiap murid memiliki kesempatan untuk mengembangkan potensi dan meraih prestasi melalui proses yang adil, transparan, dan berintegritas.

Pembinaan talenta diarahkan agar prestasi yang diraih hari ini dapat membuka kesempatan pengembangan diri dan pendidikan pada jenjang berikutnya.

“Kami mengapresiasi perhatian dan masukan yang disampaikan masyarakat. Partisipasi publik merupakan bagian penting dalam upaya bersama untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan dan ajang talenta yang berpihak pada murid, sejalan dengan semangat Pendidikan Bermutu untuk Semua,” pungkas Irene.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense