RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni bersama Duta Besar Norwegia untuk Indonesia Kaja Gloom mengunjungi Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung.
Kunjungan tersebut sekaligus untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana mitigasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta perlindungan satwa di kawasan konservasi.
Mitigasi Karhutla di TN Way Kambas dilakukan melalui pemantauan SIPONGI, pembangunan pos pantau Karhutla, serta pembentukan tim gabungan bersama lintas instansi.
Baca juga : BAZNAS Optimalkan UPZ Kemenhut, Fasilitasi ASN Berzakat
Penanganan di lapangan juga didukung mobil slip on, Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), dan helikopter water bombing.
Menhut Raja Juli sebelumnya menegaskan, penanganan Karhutla di kawasan konservasi tidak hanya mengandalkan satu metode. Upaya tersebut dilakukan melalui pemadaman darat, dukungan water bombing, dan OMC.
Menurutnya, perlindungan kawasan konservasi perlu diperkuat karena memiliki keanekaragaman hayati yang harus dijaga.
Baca juga : Menhut Dampingi Menko Polkam Rakor & Tinjau Karhutla di Sumsel
“Berjuang memadamkan api itu penting, tapi tak kalah penting adalah memproteksi satwa liar kita yang merupakan kekayaan yang luar biasa yang harus kita proteksi secara bersama-sama,” ujar Menhut.
Dari sisi kesiapan personel, TN Way Kambas didukung 17 anggota Manggala Agni dan 44 Polisi Kehutanan. Sementara itu, sarana yang disiagakan meliputi tujuh kendaraan roda empat, 33 kendaraan roda dua dan tiga, delapan set mesin pompa beserta kelengkapannya, 60 jetshooter, serta dua tenda.
Pengecekan sarana dan prasarana bersama Dubes Norwegia tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan kesiapan mitigasi serta perlindungan kawasan konservasi dari ancaman Karhutla.
Baca juga : Perkuat Perlindungan Satwa dari Karhutla, Menhut: Mereka Tak Bisa Minta Tolong
Selain itu, Taman Nasional Way Kambas saat ini sedang berproses menjadi Badan Layanan Umum (BLU) sebagai bagian dari penguatan tata kelola dan pembiayaan taman nasional.
Proses tersebut menjadi bagian dari upaya pengembangan skema pengelolaan taman nasional melalui Satgas Pembiayaan Taman Nasional.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.