Sebelumnya
Dengan menjadi pemenang saham terbesar kedua di PT VI, maka MIND ID akan memiliki akses strategis untuk mengamankan pasokan bahan baku untuk industri hilir nikel Indonesia. Baik untuk hilirisasi industri nikel menjadi stainless steel, maupun menjadi baterai kendaraan listrik.
"Ketertarikan dua produsen raksasa EV Battery itu untuk terlibat dalam rantai pasok nikel, menunjukkan kerja sama MIND ID dan PT VI merupakan sinergi yang strategis, saling menguntungkan, dan saling melengkapi untuk memajukan industri pertambangan. Saya optimistis, hal ini akan semakin menumbuhkan kepercayaan banyak perusahaan kelas dunia kepada MIND ID, dalam mengembangkan industri minerba lainnya di Tanah Air,” ungkap Group CEO MIND ID, Orias Petrus Moedak.
Baca juga : Survei PBB, Hasil Survei e-Government Indonesia Naik 19 Peringkat
Hal senada juga diungkapkan Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati.
Pertamina yang siap membangun pabrik EV Battery atau baterai kendaraan listrik bersama dua perusahaan BUMN energi lainnya, PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) dan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dalam pengembangan industri baterai untuk kendaraan listrik menyatakan, kehadiran investasi asing di industri ini akan memperkuat daya saing di pasar internasional.
Baca juga : Sahabat Bright Gas Mendorong Perempuan Indonesia Deteksi Dini Kanker Payudara
"Pertamina akan masuk ke bisnis, membangun pabrik baterai EV dalam kerja sama strategis. Nantinya, Inalum bakal fokus di sektor hulu sebagai pemasok bahan baku. Sementara PLN fokus di sektor hilir sebagai distributor, Pertamina di tengah-tengah menyiapkan prosesnya," ujarnya.
Ia menambahkan, baterai lithium ion yang akan diproduksi tidak hanya untuk sektor transportasi, tetapi juga bisa digunakan di remote area untuk perumahan atau di wilayah yang tidak perlu storage besar, yakni semacam backup power system yang bersifat modular.
Baca juga : Bima S, Film Animasi Superhero Indonesia Berstandar Internasional
Sementara Direktur Utama PLN, Zulkifli Zaini menyatakan ketertarikan CATL dan LG Chem utuk berinvestasi dalam hilirisasi industri minerba, akan mempercepat perluasan penggunaan kendaraan listrik sesuai Perpres No. 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik (KBL) berbasis baterai untuk transportasi jalan.
"Selain bekerja sama dengan perusahaan BUMN, seperti Pertamina dan Inalum, untuk menyiapkan segera industri hingga produk EV Battery, kami juga sudah berkolaborasi dengan lembaga terkait. Serta produsen otomotif yang masuk pasar Indonesia. Terutama, dalam menyiapkan infrastrukturnya berupa stasiun pengisian listrik," jelas Zulkifli. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.