RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah tengah menggenjot pemberian vaksin dosis ketiga atau booster kepada tenaga kesehatan (nakes) untuk mengantisipasi risiko tinggi terinfeksi Covid-19. Pemberian booster ini ditargetkan rampung pada pekan kedua Agustus 2021.
"Pemerintah terus mempercepat program ini dan ditargetkan akan selesai pada pekan kedua Bulan Agustus," kata Ketua Tim Pakar Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito, saat konferensi pers terkait pemutakhiran kondisi Covid-19 secara virtual, Kamis (5/8).
Baca juga : Vaksinasi Ibu Hamil Ikut Kuatkan Imun Janin Lho
Para nakes ini mendapat suntikan ketiga dengan vaksin Moderna. Pemberian booster masih terus bertambah.
Di saat yang sama, Wiku juga menerangkan soal perkembangan pemberian vaksin ke masyarakat. Per 3 Agustus 2021, masyarakat yang sudah mendapat suntikan lengkap alias dua dosis sudah 21 juta. “Jumlah itu mencapai 10 persen dari total sasaran," katanya.
Baca juga : Benih Bermutu Kunci Kesuksesan Kampung Bawang Merah
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi menerangkan, kebijakan vaksin booster di Tanah Air hanya menyasar nakes. Pemerintah tidak merencanakan pemberian booster ini ke masyarakat umum. “Hanya kepada tenaga kesehatan," tegasnya.
Nadia menerangkan, dalam kondisi darurat akibat risiko tinggi keterpaparan, vaksin dosis ketiga sangat dibutuhkan nakes. Kebijakan pemerintah memberikan booster ke nakes ini didukung rekomendasi Komite Bersama Vaksinasi dan Imunisasi sebagai Komite Penasihat Ahli Independen tentang Imunisasi. [USU]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.