RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah melalui Kementerian PUPR prioritaskan lima program pembangunan infrastruktur yang akan dikerjakan sesuai arahan Bappenas dan Kementerian Keuangan.
PUPR juga komitmen mendukung penanganan pandemi Covid-19 serta mempercepat pemulihan ekonomi nasional tahun ini.
Hal itu disampaikan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono pada acara diskusi bersama Menteri PPN/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa dan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN, Sofyan Djalil dengan tema bahasan ‘Indonesia Tumbuh dengan Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan’ secara virtual Rabu, (18/8).
“Kita utamakan pekerjaan-pekerjaan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat dan yang dapat segera menciptakan lapangan pekerjaan di masa pandemi ,” kata Basuki.
Baca juga : Di Masa Pandemi, Sreeya Indonesia Tetap Catat Pertumbuhan Positif
Program prioritas yang pertama adalah penyelesaian Proyek Strategis Nasional yang telah dilaksanakan sejak tahun 2020, antara lain pembangunan 48 bendungan, pembangunan 406 km jalan tol, 25.000 Ha daerah irigasi, 2.012 lt/dtk SPAM, 9.705 unit rumah susun, serta rehabilitasi sekolah/perguruan tinggi/gedung olahraga dll.
“Sampai dengan Agustus ini, ada 4 bendungan yang sudah siap diresmikan yaitu Bendungan Way Sekampung, Bendungan Kuningan, Bendungan Paselloreng, dan Bendungan Bendo. Total bendungan yang akan diselesaikan pada tahun 2021 ini yaitu 13 bendungan, termasuk Bendungan Sukamahi dan Bendungan Ciawi yang akan digunakan untuk pengendalian banjir Jakarta,”ungkapnya.
Selain bendungan, pada tahun ini juga akan diselesaikan beberapa infrastruktur konektivitas diantaranya Jalan Tol Serang – Panimbang Seksi 1, 6 Ruas Dalam Kota Jakarta Seksi A Kelapa Gading – Pulo Gebang, Cibitung – Cilincing Seksi 1, Balikpapan – Samarinda Seksi 1 dan 5, dan Jalan Lingkar Brebes Tegal.
Sedangkan pada bidang permukiman telah diselesaikan pembangunan Pasar Sukawati Blok A dan Blok B Kabupaten Gianyar, Venue Piala Dunia FIFA U-20 Kota Surakarta, TPA Talang Gulo Kota Jambi, Supit Urang Kota Malang, dan Jabon Kabupaten Sidoarjo
Baca juga : Menpora Kukuhkan Kontingen Indonesia Untuk Paralimpiade Tokyo 2020
Kemudian program prioritas kedua, adalah program Padat Karya Tunai (PKT). Untuk tahun 2021, anggaran PKT sebesar Rp 21,2 triliun yang menyerap 988.054 tenaga kerja, sedangkan untuk paket konstruksi reguler yang dikerjakan dengan pola padat karya sebesar Rp 2 triliun yang menyerap 244.639 tenaga kerja.
Menteri dua periode ini mengatakan, melalui program PKT ini diharapkan dapat membuka kesempatan kerja minimal selama 6 minggu untuk setiap tenaga kerja.
Selanjutnya, program prioritas yang ketiga adalah penyelesaian pengembangan 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) antara lain Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Manado-Likupang.
Menteri Basuki memastikan penataan kawasan 5 DPSP ini akan dapat diselesaiakan pada tahun 2021. Sedangkan program prioritas yang keempat adalah pengembangan food estate di 3 lokasi yaitu Kalimantan Tengah, Sumatera Utara, dan Nusa Tenggara Timur. Program prioritas yang kelima yaitu pengembangan Kawasan Industri (KI) Terpadu Batang di Jawa Tengah.
Baca juga : Rosan Roeslani: Kesehatan Atlet Jadi Prioritas Utama
Pria jebolan sarjana teknik UGM ini optimis bahwa pelaksanaan pembangunan infrastruktur dapat tetap berjalan dengan baik dan diselesaikan sampai tuntas meskipun adanya dampak dari pandemi Covid-19, yaitu refocusing anggaran.
“Saya pastikan bahwa proyek strategis nasional di Kementerian PUPR tetap berjalan meskipun dilakukan refocusing anggaran. Strateginya, dengan melakukan penjadwalan ulang untuk proyek dengan kategori Single Year Contract (SYC), menjadi Multi Years Contract (MYC),” tuturnya.
Sedangkan proyek prioritas yang belum terkontrak pada tahun perencanaan, tetap akan dialokasikan pada tahun berikutnya. “Semua pelaksanaan konstruksi masih bisa diatur sesuai dengan kesepakatan penyedia jasa, karena kita mengutamakan faktor kesehatan,” jelasnya. [MFA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.