Sebelumnya
Untuk itu, menurut Zaini KKP merancang model penangkapan terukur yang mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya ikan secara terukur, dari hulu sampai ke hilir, sesuai daya dukungnya.
Pihak KKP akan melakukan pengawasan dengan ketat terkait dengan hal tersebut. Zaini menyebut pelaporan logbook atau catatan tertulis nakhoda mengenai kegiatan penangkapan ikan, dengan penangkapan terukur bakal tidak lagi dilakukan secara manual melainkan secara elektronik melalui gawai masing-masing nakhoda kapal.
Baca juga : Ketua Umum TP PKK Ajak Semua Pihak Miliki Mental Lawan Narkoba
Sementara itu pembicara lainnya, Plt Kepala Badan Riset dan SDM KKP Kusdiantoro menyatakan pihaknya melakukan proses pengumpulan data tidak hanya sebatas survei di laut tetapi juga data biologis serta observasi dan data melalui satelit.
Ia mendukung pengumpulan data yang perlu dilakukan melalui penguatan jejaring pendataan dengan berbagai pemangku kepentingan seperti LSM, perguruan tinggi, dan pemda.
Baca juga : Kerek Omzet, AKKI Ajak UMKM Manfaatkan Platform Digital
Sementara, Direktur Eksekutif Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) Herlina Hartanto mengingatkan pengelolaan perikanan secara berkelanjutan merupakan mandat UU Perikanan. [SRI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.