Sebelumnya
“Sulawesi Tengah sudah punya formula untuk pengendalian Covid-19. Jika formula tersebut direplikasi ke semua posko, saya yakin level asesmen akan segera turun. Dengan kunjungan ini, kami menargetkan pada PPKM ke depan Sulawesi Tengah dapat turun ke Level 3,” ucapnya, menyemangati.
Menurut Airlangga, upaya yang harus dilakukan tinggal sedikit lagi. Karena angka mobilitas sudah turun dan tingkat kasus aktif sudah turun ke tingkat 2. “Hanya saja tingkat BOR (bed occupancy rate) di Sulawesi Tengah yang masih tinggi. Tinggal menambah jumlah konversi tempat tidur dan memanfaatkan isoter,” ujar Airlangga.
Baca juga : Bantu Penanganan Covid-19 Di Papua, Kapolri Serahkan Oksigen Generator
Vaksinasi Covid-19 dan peningkatan kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan prokes harus dilaksanakan secara bersama. Percepatan vaksinasi terus didorong agar bisa mencapai target, sebagaimana arahan Presiden Jokowi sebesar 2 juta suntikan per hari.
Dalam Rakor tersebut disampaikan beberapa permasalahan terkait ketersediaan dan suplai vaksin. Sebagaimana disampaikan Wakil Wali Kota Palu, Bupati Sigi dan Bupati Donggala.
Baca juga : Liga 1 Digelar, Polri Tegaskan Pertandingan Tanpa Penonton dan Dilarang Nobar
Perkembangan Kasus Covid-19
Sampai 25 Agustus 2021, total kasus Covid-19 di Sulteng sebanyak 40.617. Sedangkan total sembuh 31.527 (77,62 persen) dan tingkat kematian 3,13 persen. BOR di Sulteng ada di angka 51 persen.
Kabupaten Poso memiliki BOR paling tinggi (70 persen), disusul Kota Palu (62 persen). Sebanyak 10 Kabupaten/Kota BOR di bawah 50 persen. Sementara itu, mobilitas masyarakat sudah menunjukkan penurunan sebesar 6,59 persen. [USU]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.