Sebelumnya
Road Map Perubahan Iklim
Menteri ESDM Arifin Tasrif pun menyatakan, untuk mendukung upaya penanggulangan perubahan iklim melalui pengurangan emisi dari sektor energi, ia dan jajarannya telah menyusun peta jalan (road map) transisi energi menuju netral karbon di sektor energi.
Baca juga : Kunker Ke Riau, Menteri LHK Rapat Maraton Di Lapangan
Dijelaskannya, untuk peta jalan atau road map pengurangan batubara secara rinci dari waktu ke waktu yang cukup detil dan menunjukkan tentang implementasi yang disiapkan. Ditegaskannya, tentang target bauran energi sebesar 23 persen pada tahun 2025 dan seterusnya pada periode 2026-2030 akan menggenjot pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) pada pembangkit listrik, juga alat transportasi serta peralatan rumah tangga.
Menyambung catatan Menteri ESDM, Wakil Menteri BUMN Pahala Mansury menjelaskan langkah road map implementasi Dekarbonisasi dalam lingkup BUMN, seperti PERTAMINA, PLN, ANTAM, PTBA, PEHUTANI, PTP dan lain-lain dengan konsep energi terbarukan, pola co-firing, biomassa, geothermal, gas dan lain-lain.
Baca juga : Sandiaga Kembangkan Ekowisata Pada Destinasi Pariwisata Prioritas
Dia mengungkapkan, jika para BUMN telah diinstruksikan agar mendukung pengurangan emisi melalui agenda inisiatif BUMN untuk dekarbonisasi secara sistematis. Senada dengan itu, Wamenkeu Suahazil menyatakan jika komitmen Indonesia dalam penurunan emisi karbon sebagian telah dilaksanakan.
Dijelaskan pula tentang inisiatif yang telah dilakukan oleh Kemenkeu tentang green sukuk dan persiapan-persiapan untuk insentif dan disinsentif karbon. Wamenkeu juga menegaskan pentingnya dukungan pendanaan dan transfer teknologi dari dunia Internasional agar Indonesia dapat mencapai ambisi penurunan emisi karbon lebih tinggi. Yaitu 41 persen sangat diharapkan untuk terealisasi. "BUMN mendukung penuh upaya pengurangan emisi karbon di Indonesia," sebutnya.
Baca juga : Jelang Imlek, Gus Menteri Nostalgia Berburu Angpao Bareng Santri
Selanjutnya Wamenlu Mahendra menyampaikan, Indonesia sudah menunjukan kepemimpinannya dengan contoh-contoh nyata (lead by example) dalam upaya penanggulangan perubahan iklim. Satu yang jadi penekanannya adalah sektor kehutanan dan Perubahan lahan /Forestry dan Land Use Sector (FOLU) di Indonesia yang menjadi penyumbang terbesar emisi karbon yaitu sekitar 60 persen telah jauh berkurang emisinya, dan ditargetkan akan mencapai net sink pada 2030.
Dia pun membandingkan soal kebakaran hutan dan lahan di Indonesia pada tahun 2020-2021 yang jauh berkurang kejadiannya, sementara di benua lain, seperti Eropa, Australia, bahkan Amerika di saat yang sama kejadian kebakaran hutan terjadi berkali-kali lipat lebih besar dibandingkan dengan yang terjadi di Indonesia.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.