BREAKING NEWS
 

Gandeng KORIKA, BRIN Gelar AI Innovation Summit 2021

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Rabu, 10 November 2021 19:57 WIB
Menkominfo Johnny G. Plate. (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Artificial Intelligence Innovation Summit (AIIS 2021) kembali digelar oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Acara ini merupakan hasil kerja sama Organisasi Riset Pengkajian dan Penerapan Teknologi (ORPPT) dengan Kolaborasi Riset dan Inovasi Nasional (KORIKA).

AIIS 2021 rencananya akan dilaksanakan dari 10-13 November 2021 dengan berbagai kegiatan, seperti konferensi hingga pameran virtual teknologi pemanfaatan artificial intelligence dari berbagai stakeholders.

Kepala ORPPT BRIN, Dadan M. Nurjaman mengatakan helatan akbar AIIS 2021 merupakan buah karya ekosistem kecerdasan artifisial yang dibentuk Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPTT) pada dua tahun lalu.

Tahun 2020, BPPT telah meluncurkan Strategi Nasional Kecerdasan Artifisial yang melahirkan sebuah kolaborasi quad-helix yang terdiri atas pemerintah, akademisi, industri, dan komunitas: Kolaborasi Riset dan Inovasi Kecerdasan Artifisial (KORIKA).

Baca juga : Gandeng Zoom, Telkomsel Hadirkan CloudX Meeting 2.0

“Alhamdulillah, AI Innovation Summit dapat dilaksanakan kembali pada tahun ini. AIIS 2021 dapat menjadi tempat pertemuan antara inventor, inovator, dan investor dalam sebuah sesi forum bisnis dengan tujuan memajukan kecerdasan artifisial di Indonesia,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dadan mengatakan, AIIS 2021 bisa menjadi refleksi penerapan teknologi KA yang paling cepat dan siap diterapkan di Indonesia. Dengan menampilkan line up pembicara dari menteri hingga rockstar atau pakar KA di seluruh dunia. Sehingga AIIS 2021 dapat menjadi wadah yang menjembatani para inovator, akademisi, pegiat KA dengan pelaku bisnis baik di Indonesia maupun internasional.

“Dirinya berharap AIIS 2021 dapat menjadi tempat pertemuan antara inventor, inovator, dan investor dalam sebuah sesi forum bisnis.

Adsense

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BRIN Laksana Tri Handoko mengatakan, salah satu bentuk kemajuan teknologi dan topik riset terhangat adalah kecerdasan artifisial. Sebagai lembaga riset dan inovasi nasional, BRIN mendukung pengembangan kecerdasan artifisial sesuai kerangka strategi nasional.

“Saya mengundang segenap stakeholders di Indonesia untuk ikut serta dalam riset dan inovasi artificial intelligence. Tidak hanya melakukan riset, tetapi juga memanfaatkan berbagai infrastruktur yang ada di BRIN. Melalui OR PPT, BRIN siap menjadi mitra industri dan swasta,” ungkapnya.

Baca juga : Gandeng MLBB, Resso Gabungkan Musik dan Gaming

AIIS 2021 turut menghadirkan unsur pemerintah selaku pembuat kebijakan dari ekosistem kecerdasan artifisial. Gelaran ini turut dihadiri oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri BUMN Erick Thohir, hingga Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate sebagai keynote speakers.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan kekuatan ekonomi baru di Indonesia didominasi oleh ekonomi digital, seperti kecerdasan artifisial.

Artificial intelligence diibaratkan sebagai emas baru sehingga perlu terus kita gali potensinya. Semoga forum seperti AIIS ini dapat menjadi platform dalam merumuskan solusi dan inovasi untuk industri 4.0 di Indonesia,” ujarnya.

Senada dengan Airlangga, Menteri Kominfo Johnny G. Plate menilai kehadiran kecerdasan artifisial menjadi teknologi disruptif yang meningkatkan produktivitas dalam kegiatan sehari-hari. Meski memiliki banyak manfaat, perlu dibangun regulasi kecerdasan artifisial yang aman, trustworthy, dan beretika sesuai dengan Pancasila. AIIS 2021 diharapkan dapat memberikan jawaban dari poin-poin ini.

Sementara itu Erick Thohir pada kesempatan ini menyampaikan 3 langkah yang dilakukan oleh BUMN untuk menyiapkan talenta kecerdasan artifisial, yaitu menyiapkan setidaknya 10% kepemimpinan muda di bidang digital, mendorong program corporate social responsibility (CSR) yang fokus terhadap pendidikan, serta terus melakukan upscaling terhadap tim.

Baca juga : Target Presiden, 70 Persen Warga Sudah Divaksin Sampai Akhir 2021

Sebagai informasi, AIIS 2021 juga dikemas dalam platform website yang berisi tampilan booth tiga dimensi dan tampilan produk dimana pengunjung dapat mengunjungi booth yang menyerupai pameran konvensional. Peserta AIIS 2021 dan sponsor dapat berinteraksi langsung untuk memberikan informasi serta memperkenalkan produk dan solusi teknologi.

Pameran Virtual AIIS 2021 diikuti oleh 4 Institusi pemerintah, 18 Universitas, 13 Start-up, 20 asosiasi dan didukung oleh 16 industri global dan nasional. Hingga pembukaan pameran, telah terdaftar sebanyak 15.103 peserta dan masih akan masih bertambah. [DIT]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense