RM.id Rakyat Merdeka - Proses pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) Reguler 1446 H/2025 M berakhir. Setelah beberapa kali diperpanjang, tahap pelunasan ditutup hari ini, Jumat (2/5/2025).
"Total ada 213.860 jemaah yang melunasi biaya haji reguler 1446 H," ucal Direktur Layanan Haji Dalam Negeri Muhammad Zain, di Jakarra, Jumat (2/5/2025), seperti dimuat laman kemenag.go.id.
Baca juga : Hari Ini Jemaah Haji Kloter 1 Tiba di Madinah, Syarikah Siapkan Penyambutan
Mereka yang melunasi terdiri atas 183.197 jemaah berhak lunas baik pada tahap I maupun tahap II, 28.459 jemaah lunas dengan status cadangan, 1.520 Petugas Haji Daerah (PHD), dan 684 Pembimbing Ibadah pada Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).
Indonesia tahun ini mendapat 221.000 kuota, terdiri atas 203.320 jemaah haji reguler dan 17.680 jemaah haji khusus. Untuk kuota haji reguler, terbagi atas: 190.897 jemaah haji reguler yang berhak lunas sesuai urutan porsi, 10.166 jemaah haji reguler prioritas lanjut usia 685 Pembimbing Ibadah pada KBIHU, dan 1.572 PHD.
Baca juga : Vaksinasi Jemaah Haji Kita
Dari 203.320 kuota reguler, ada 183.197 jemaah reguler berhak melunasi sesuai urut porsi yang melakulan pelunasan. Sisanya akan diisi oleh jemaah lunas cadangan sesuai sebaran provinsinya masing-masing.
"Alhamdulillah, secara nasional, data lunas cadangan sudah bisa memenuhi sisa kuota yang ada. Semoga, dalam persiapan ke depan, tidak ada yang mundur atau menunda keberangkatan," sambungnya.
Baca juga : 211.699 Jemaah Haji Reguler Sudah Lunasi Bipih, Kuota di 3 Provinsi Masih Sisa
Saat ini, Kelompok Terbang (Kloter) Pertama jemaah haji Indonesia telah tiba di Madinah, Arab Saudi. Pemberangkatan jemaah haji akan dilakukan secara bertahap sebelum puncak haji tiga. Pemberangkatan jemaah haji Indonesia dibagi dua gelombang. Gelombang pertama mendarat di Madinah, sedangkan gelombang kedua mendarat di Jeddah.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.