BREAKING NEWS
 

Hari Kedua di NTT, Pendekar 08 Bantu Pulihkan Trauma Korban Gempa

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : BAMBANG TRISMAWAN
Kamis, 3 September 2026 11:09 WIB
Ketua Umum Pendekar 08 Ancilla Yanny Irmella meninjau posko pengungsian dan memberikan dukungan kepada korban gempa di NTT, Rabu (2/9/2026). Dok. Pendekar 08

RM.id  Rakyat Merdeka - Pendekar 08 melanjutkan aksi kemanusiaan bagi warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Memasuki hari kedua, relawan tidak hanya menyalurkan bantuan kebutuhan pokok, tetapi juga memberikan pendampingan trauma healing bagi anak-anak dan warga di lokasi pengungsian.

Kegiatan kemanusiaan tersebut berlangsung pada Rabu (2/9/2026). Pendekar 08 mendapat pendampingan dari Kodim 1612/Manggarai selama menjalankan aksi sosial di wilayah terdampak gempa.

Ketua Umum Pendekar 08, Ancilla Yanny Irmella mengatakan, kehadiran organisasinya merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang sedang berjuang bangkit setelah bencana.

“Kami dari Pendekar 08 datang ke sini memang untuk membantu masyarakat yang terkena bencana. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Kodim 1612 yang dari mulai persiapan sampai hari ini selalu memberikan pendampingan,” kata Ancilla.

Menurutnya, bantuan bagi korban bencana tidak hanya sebatas memenuhi kebutuhan pangan dan logistik. Dukungan moril juga dibutuhkan agar masyarakat tetap memiliki semangat selama menjalani masa pemulihan.

“Penerimaan masyarakat di sini luar biasa. Sekali lagi, buat para korban untuk tetap semangat, selalu jaga kesehatan, dan tetap bahagia,” ujarnya.

Baca juga : Grup United Tractors Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Komandan Kodim 1612/Manggarai Letkol Amos Comenius Silaban mengatakan, hingga kini masih terdapat sekitar 600 warga yang bertahan di posko pengungsian terpadu.

Jumlah tersebut menurun dibandingkan awal masa tanggap bencana yang mencapai lebih dari 1.000 orang. Sebagian warga telah kembali ke rumah dan mulai menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Saat ini posko ini dihuni kurang lebih 600 pengungsi. Awalnya lebih dari 1.000 orang. Karena sudah memasuki hari ke-16, banyak masyarakat yang sudah kembali dan beraktivitas di rumah,” ujar Silaban.

Menurutnya, warga yang masih bertahan di pengungsian umumnya merupakan mereka yang rumahnya mengalami kerusakan berat atau bahkan runtuh akibat gempa.

Adsense

Karena itu, kebutuhan masyarakat tidak hanya berupa bahan pangan. Pendampingan psikososial dan trauma healing juga masih diperlukan, terutama bagi anak-anak yang mengalami ketakutan setelah bencana.

“Saat ini yang dibutuhkan masyarakat selain logistik adalah menghilangkan trauma akibat bencana. Karena itu dibutuhkan trauma healing dan kebutuhan dapur untuk memenuhi kebutuhan makan pagi, siang, dan malam,” sebutnya.

Baca juga : DPP LASMURA Siapkan Tim Trauma Healing Bagi Korban Gempa NTT

Silaban mengapresiasi langkah Pendekar 08 yang memberikan bantuan sekaligus pendampingan kepada warga di pengungsian.

“Kami sangat berterima kasih kepada relawan Pendekar 08 di bawah pimpinan Ibu Ancilla atas bantuan sosial yang diberikan kepada posko terpadu. Bantuan ini sangat bermanfaat, termasuk trauma healing bagi anak-anak serta dukungan logistik,” imbuhnya.

Anggota tim Biro Psikologi Ruang, Sonya Bagung mengatakan, kegiatan bersama relawan membawa dampak positif bagi anak-anak maupun orang tua yang masih tinggal di pengungsian.

Pada pekan-pekan awal setelah gempa, kata Sonya, sebagian anak dan orang tua masih mengalami trauma. Bahkan, sejumlah anak sempat takut melihat kembali rumah mereka dan menjalani aktivitas sekolah.

“Anak-anak sangat senang, terbantu, dan terhibur. Begitu juga bapak dan mama di sini, mereka merasakan bahwa ada yang peduli,” kata Sonya.

Selain bermain dan belajar bersama anak-anak, relawan juga memberikan edukasi kepada warga mengenai langkah-langkah yang perlu dilakukan apabila terjadi gempa susulan.

Baca juga : Danone Dukung Kementerian PPPA Bantu Warga Terdampak Gempa NTT

Dalam aksi kemanusiaan di wilayah terdampak gempa Flores, Pendekar 08 membawa berbagai bantuan. Di antaranya tenda komando, sekitar 1.000 paket beras dengan total mencapai sekitar 5 ton, ratusan dus kebutuhan pangan dan air mineral.

Bantuan lainnya berupa perlengkapan keluarga dan anak-anak, perlengkapan ibadah dan sekolah, hingga peralatan kebersihan dan memasak.

Melalui bantuan logistik dan pendampingan psikososial tersebut, Pendekar 08 berharap masyarakat terdampak gempa dapat perlahan bangkit dan kembali menjalani kehidupan dengan semangat baru.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense