Sebelumnya
“Untuk sedikit bersenang-senang, kami menyelidiki berapa banyak yang mungkin harus dibayarnya, dan totalnya mencapai 2.847 poundsterling atau sekitar Rp 54,4 juta,” katanya.
Menurut Dewar, buku itu ditemukan anak mendiang pria yang meminjam buku. Mengetahui buku itu milik salah satu perpustakaan, dia pun berniat untuk mengembalikannya. Buku itu dikirim dari Cromarty di Black Isle.
Baca juga : FSBI Ingatkan Buruh Jangan Mau Ditunggangi Kepentingan Partai
Dalam kiriman itu, ada surat dari putri sang peminjam. Dalam surat itu, putri peminjam menjelaskan bahwa almarhum ayahnya tinggal di Thornton di Fife pada 1948. Tetapi dia tidak tahu apakah sang ayah lupa mengembalikan buku itu atau sengaja ingin menyimpannya.
“Namun, kami sangat senang menerimanya,” jelas Dewar lagi.
Baca juga : Kejaksaan Selidiki Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah Di Cipayung
Perpustakaan telah memberikan amnesti atau pengampunan atas keterlambatan pembayaran selama pandemi untuk mendorong anggota mengembalikan buku. [PYB]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.