BREAKING NEWS
 

Arab Saudi Umumkan Kasus Omicron, Terlacak Dari Warga Yang Baru Pulang dari Afrika Utara

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Rabu, 1 Desember 2021 18:16 WIB
Kota Mekkah, Arab Saudi (Foto: visitsaudi.com)

RM.id  Rakyat Merdeka - Hari ini, pejabat Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengkonfirmasi satu kasus varian Omicron. Kasus itu berasal dari warga negara Saudi yang baru saja kembali dari negara Afrika bagian utara.

Yang bersangkutan kini tengah menjalani proses karantina, sesuai protokol kedatangan luar negeri Saudi. Investigasi epidemiologis terkait kasus tersebut, juga telah dijalankan.

Baca juga : Australia Umumkan Kasus Pertama Omicron, Dari Penumpang Pesawat Yang Mendarat Di Sydney

"Ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Kementerian Kesehatan, dan Otoritas Kesehatan Masyarakat untuk menyelidiki dan menangani kondisi epidemiologis Covid-19 dan variannya secara permanen. Kami juga terus memonitor pintu-pintu perbatasan," demikian pernyataan pemerintah Saudi seperti dilansir SPA, Rabu (1/12).

Adsense

Pemerintah Saudi juga terus menekankan pentingnya vaksinasi dalam upaya pengendalian Covid, dan kedisiplinan dalam menjalankan protokol kesehatan. Di samping mematuhi peraturan terkait karantina dan pelaksanaan tes Covid, demi keselamatan semua pihak.

Baca juga : Antisipasi Penyebaran Omicron, RI Batasi Perjalanan WNA Dari 8 Negara Afrika

Sekadar latar, Organisasi Kesehataan Dunia (WHO) pertama kali menerima laporan soal kemunculan varian B.1.1.529  pada 24 November 2021. Tiga hari berselang, WHO mengkategorikan varian tersebut ke dalam kelompok varian yang perlu diwaspadai atau variant of concern (VoC). Menyusul varain Alpha Beta, Gamma, dan Delta yang telah lebih dulu digolongkan sebagai varian VoC.

Varian yang masuk kelompok VoC memiliki tingkat penularan tinggi, dan diduga dapat menurunkan efektivitas diagnosis, terapi, dan vaksin.

Baca juga : Jangan Girang Dulu, Pandemi Belum Kelihatan Ujungnya Lho

Informasi lanjutan tentang varain Omicron ini, masih menunggu hasil penelitian para dokter dan ilmuwan. [HES]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense