Dewan Pers

Dark/Light Mode

Wagub Yasin Promosikan Pesawat Aeromodeling Buatan Santri Al Mawa

Rabu, 8 September 2021 11:46 WIB
Wagub Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (kanan) melihat pesawat aeromodeling. hasil karya santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ma’wa Kendal.
Wagub Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (kanan) melihat pesawat aeromodeling. hasil karya santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ma’wa Kendal.

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi kreativitas para santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ma’wa Kendal, yang mampu memproduksi berbagai jenis pesawat aeromodeling. 

Sebagai bentuk apresiasi, Ia membeli satu unit pesawat aeromodeling karya santri.

Berita Terkait : Mandiri Sekuritas Donasikan Penanggulangan Pandemi Rp 200 juta

“Saya senang ada santri yang kreatif dan masuk di ekonomi kreatif. Ini sebuah gebrakan inovasi teman-teman santri yang biasanya belajar kitab, tapi saat ini sudah masuk ranah digital.Ini perlu diapresiasi dan saya membeli satu. Ini sekaligus untuk promosi,” ujar Gus Yasin, sapaan Wagub, usai menjajal menerbangkan pesawat aeromodeling karya santri di halaman rumah dinasnya, Selasa (7/9).
 
Selain bentuk apresiasi, Gus Yasin mengaku,  sengaja memesan aeromodeling jenis Cessna yang dirakit para santri Ponpes Al Ma’wa Kendal, untuk membantu mempromosikan produk-produk ekonomi kreatif berbasis ponpes. 

Menurutnya, santri yang identik dengan kegiatan mengaji dan belajar ilmu agama, juga mampu membuat berbagai produk  kreatif dan bernilai ekonomi.
 
“Saya mendorong supaya ada promosi, pesawat ini bisa kita pasang ketika ada pameran, atau ketika ada tamu yang masuk ruang kerja wakil gubernur. Para tamu bisa melihat ini pesawatnya dari mana, lalu kita tinggal menyampaikan ini dari salah satu pondok pesantren yang ada di Jateng, yakni Ponpes Al Ma’wa Kendal,” terangnya.

Berita Terkait : Menag Pastikan Vaksinasi Jutaan Santri Terus Berjalan

Wagub berharap, pesawat aeromodeling karya santri Ponpes  Al Ma’wa menjadi pemantik bagi ponpes-ponpes lainnya di Jateng, terutama ponpes yang berbasis Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), untuk terus mengembangkan ekstrakurikuler dengan berbagai produk yang lebih kreatif dan inovatif. Sehingga melahirkan santri-santri wirausaha.
 
“Pemprov Jateng akan membantu mempromosikan produk-produk unggulan berbasis ponpes. Selain itu, Pemprov Jateng juga melakukan pendampingan, kemudian apabila potensinya dapat dikembangan maka kita bantu penyediaan peralatan dan lainnya,” kata Gus Yasin dikutip Jatengprov.id.
 
Sementara itu, salah satu santri Al Ma’wa, Asyir mengaku, sangat senang mendapatkan pesanan pesawat aeromodeling jenis Cessna dari Wakil Gubernur Jateng. 

Santri Kendal ini tidak menyangka dirinya dan beberapa santri Ponpes Al Ma’wa, mendapat kepercayaan untuk mengerjakan pesawat aeromodeling pesanan wakil gubernur Jawa Tengah.
 
“Saya sangat senang mendapat pesanan dari Wakil Gubernur kemudian langsung membuat. Dalam proses pembuatan pesawat aeromodeling ini, yang paling sulit pada bagian sayap. Karena pada bagian ini kanan-kirinya harus sama, ketebalan dan kelurusan kayu untuk sayap juga harus sama,” katanya.
 
Asyir menjelaskan, pembuatan pesawat aeromodeling Cessna ini memakan waktu sekitar dua minggu dan dikerjakan secara berkelompok. 

Berita Terkait : HUT Jabar Ke-76, Momentum Perkuat Komitmen Dan Semangat Perjuangan

Hingga saat ini, santri Ponpes Al Ma’wa telah membuat sebanyak 12 unit pesawat aeromodeling dalam berbagai model dengan harga bervariasi, yakni mulai Rp 5 juta hingga Rp 20 juta per unit.
 
“Membuat aeromodeling ini adalah kegiatan ekstrakurikuler. Jadi kami membuat hanya kalau ada pesanan dan dikerjakan saat waktu senggang.  Untuk aeromodeling Cessna pesanan Gus Yasin harganya Rp5 juta komplet dengan remote dan lainnya,” terang Asyir. [MFA]