RM.id Rakyat Merdeka - Upaya Pemerintah menaklukkan Covid-19 plus memulihkan ekonomi yang terpuruk, mendapat apresiasi dari dunia luar. Dana Moneter Internasional (IMF) misalnya, memuji Indonesia berhasil menangani Covid dan memulihkan ekonomi dalam waktu singkat.
Pujian itu tertuang dalam laporan IMF yang disampaikan Kepala Misi Indonesia, Departemen Asia dan Pasific IMF Cheng Hoon Lim, dalam media briefing secara daring, di Jakarta, kemarin. Di acara ini, Lim memuji respons Pemerintah Indonesia dalam menangani Corona.
Baca juga : Menko PMK: Zakat Kurangi Beban Ekonomi Warga Di Masa Pandemi
Lim mengungkapkan, pandemi Corona yang sudah berjalan di tahun ketiga ini telah menimbulkan banyak persoalan. Tak semua negara bisa mengatasinya. Namun, kata dia, Indonesia termasuk negara yang berhasil melaluinya dengan baik. Indonesia dianggap responsif. Pemerintah mau mengambil kebijakan yang berani, komprehensif, dan terkoordinasi untuk melindungi mata pencaharian warga dari dampak pandemi. Selain itu, Pemerintah juga cepat dalam melakukan pemulihan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif tanpa mengorbankan stabilitas ekonomi dan keuangan.
Di tempat lain, kata Lim, dampak pandemi benar-benar menyengsarakan. Banyak nyawa yang melayang dengan tragis dan memicu krisis ekonomi besar-besaran.
Baca juga : Teri Di KPK, Kakap Di Kejagung
"Indonesia mampu mengontrol situasi pandemi lebih baik dari beberapa rekan sesama negara berkembang, bahkan negara maju," ucap Lim.
Ia lalu merujuk data yang dihimpun Center for Systems Science and Engineering, Universitas John Hopkins, dan Bank Dunia. Merujuk data tersebut per 25 Januari, total kematian akibat Corona di Indonesia mencapai 144.247 jiwa atau 53 korban per 100 ribu penduduk, dengan total kasus hanya sebanyak 4,39 juta.
Baca juga : Satgas Cabut Larangan 14 Negara Ke Indonesia
Angka ini jauh lebih baik dari negara-negara berkembang seperti Brasil yang memiliki jumlah kasus 24,34 juta dengan angka kematian nyaris 6 kali lebih tinggi, yakni 296 jiwa per 100 ribu penduduk. Begitu pula Meksiko, yang angka kematian mencapai 303.301 jiwa atau 296 korban jiwa per 100 ribu penduduk.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.