Sebelumnya
Putra presiden, Hunter Biden, juga masuk list. Begitu juga dengan mantan Menteri Luar Negeri Hillary Clinton. Gedung Putih tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Washington Post, terkait kebijakan Rusia itu.
Satu nama tokoh AS yang tidak ada di daftar adalah mantan Presiden Donald Trump. Sedangkan satu-satunya pejabat era Trump yang termasuk dalam larangan itu hanya mantan Menteri Luar Negeri Mike Pompeo.
Baca juga : Jokowi Di Tengah Putin Dan Zelenskyy
Dilansir Washington Post, dari ratusan koleksi nama itu, sekitar 86 orang adalah warga AS yang terdiri dari rabi, aktivis LBGTQ, pengacara di Iowa, eksekutif di kontraktor pertahanan dan profesor sejarah di Universitas Yale.
Rusia juga memasukkan Chief Executive Officer (CEO) Facebook Mark Zuckerberg dan Presiden Microsoft Brad Smith ke dalam daftar.
Baca juga : Kominfo Gelar Bimtek Penulisan Siaran Pers Terstruktur
Sedangkan wartawan AS yang masuk daftar David Ignatius dari The Post, George Stephanopoulos dari ABC News, Susan Glasser dari New Yorker, Bret Stephens dari New York Times dan Bianna Golodryga dari CNN. Tidak ada jurnalis atau pembawa acara dari Fox News di dalam daftar tersebut.
Daftar itu juga mencantumkan nama Ketua DPR Nancy Pelosi, Pemimpin Mayoritas Senat Charles E. Schumer dan Pemimpin Minoritas DPR Kevin McCarthy.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.