Sebelumnya
Dalam sektor investasi dan infrastruktur, Indonesia dan Australia akan berpartisipasi dalam kegiatan Partnership for Global Infrastructure and Investment (PGII) di sela KTT G20 di Bali. Rencananya, Indonesia akan menyelenggarakan kegiatan PGII bersama dengan Amerika Serikat dan Komisi Eropa.
Sementara Menko Airlangga menjelaskan, Indonesia mengharapkan dukungan Australia dalam kegiatan tersebut untuk mewujudkan proyek infrastruktur strategis yang saling menguntungkan antara negara-negara berkembang dan maju.
Baca juga : Menko Airlangga Tuai Dukungan Langsung Dari Sekjen PBB Untuk Presidensi G20
Keduanya juga menyinggung rencana pelaksanaan pertemuan kedua Economic, Trade, and Investment Ministerial Meeting (ETIMM). Sebelumnya dijelaskan pada pertemuan Presiden Joko Widodo dan PM Australia dalam Annual Leaders’ Meeting di Canberra pada 10 Februari 2020, ETIMM merupakan pertemuan tahunan para menteri ekonomi, perdagangan dan investasi kedua negara untuk membahas peningkatan kerja sama ekonomi bilateral dan global.
Sebagai informasi, pertemuan ETIMM pertama telah diselenggarakan secara virtual pada 6 Juli 2021.
Baca juga : Hasil Voting Musra Riau, Sandiaga Uno Duduki Peringkat Teratas Bakal Capres 2024
Selanjutnya, pada pertemuan tersebut Dubes Williams juga sempat membahas hasil konferensi Australian-Indonesian Business Council (AIBC) pafa 1-4 November 2022 di Darwin, Australia. Konferensi AIBC bertujuan meningkatkan hubungan perdagangan dan ekonomi antara kedua negara.
Konferensi yang bertema “Partnering for GrowthStronger, Together” tersebut dihadiri lebih dari 250 organisasi bisnis dan perwakilan Pemerinah Australia dan Indonesia.
Baca juga : Sowan Ke Menko Airlangga
Perlu diketahui, Indonesia dan Australia juga aktif dalam kerja sama ekonomi kawasan. Kedua negara merupakan partisipan aktif dalam Indo-Pacific Economic Framework (IPEF). Putaran Perundingan IPEF yang pertama rencananya akan berlangsung di Australia pada pertengahan Desember 2022.
Menutup pertemuan tersebut, Airlangga dan Williams juga membahas kerja sama pembangunan ekonomi antar kedua negara. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.