BREAKING NEWS
 

Jual Kaos Prodemonstran HK, Amazon Didamprat Netizen China

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Jumat, 16 Agustus 2019 23:34 WIB

RM.id  Rakyat Merdeka - Toko retailer online asal Paman Sam, Amazon.com, didamprat netizen China karena menjual kaos yang mendukung aksi massa warga Hong Kong menentang Rancangan Undang Undang Ekstradisi. Pada Kamis (15/8), tanda pagar berbunyi "Amazon T-Shirts" menjadi trending topic di sosial media China, Weibo. Isinya, komentar negatif dan kecaman keras warga Negeri Tirai Bambu kepada Amazon.

Menurut netizen China, perusahaan milik Jeff Bezos itu dinilai tidak sopan  dantelah mencampuri urusan dalam negerinya. "Amazon ini tidak tahu diri. Hong Kong itu bukan candaan. Ini urusan kedaulatan," ujar seorang netizen di Weibo.

Adsense

Baca juga : Kementan Siap Tumbuhkan Eksportir Milenial

"Ternyata Amazon mencari duit dengan mengeksploitasi masalah dalam negeri orang," sindir yang lain.

Tagar "Amazon T-Shirts" menjadi pembicaraan paling banyak dibicarakan nomor empat di Weibo per Kamis. Peringkat ini sempat naik pada Kamis tengah malam menjelang Jumat pagi (16/8). Harian berbahasa Inggris, Global Times, membahas fenomena ini dalam koran terbitan Jumat (16/8). Mereka menjelaskan banyaknya warga China yang menemukan kaos yang dijual Amazon.com berbunyi "Bebaskan Demokrasi Hong Kong Sekarang" dan "Hong Kong bukan China".

Baca juga : Imran Khan Diomeli Netizen Twitter

Netizen China kesal dengan "ketidaksensitifan" Amazon mengenai masalah Hong Kong. Perusahaan jual beli online asal Amerika Serikat ini sudah cabut dari China sejak Juli lalu. Namun, mereka masih melayani pengiriman barang ke negeri tersebut. Pihak Amazon juga enggan mengomentari mengenai penjualan kaos yang berisikan dukungan kepada massa prodemokrasi Hong Kong.

Unjuk rasa di Hong Kong menarik perhatian media di seluruh dunia. Para pendemo sudah menduduki ruang publik di Hong Kong termasuk bandara selama lebih dari 10 pekan. [DAY]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense