BREAKING NEWS
 

Program Bahasa Indonesia Untuk Penutur Asing Resmi Dibuka Di Arab Saudi

Reporter & Editor :
SRI NURGANINGSIH
Kamis, 8 Juni 2023 18:12 WIB
Dubes RI untuk Kerajaan Arab Saudi, Abdul Aziz Ahmad (kanan), saat menandatangani kesepakatan kerja sama (MoU) dengan Rektor Universitas Majmaah, Riyadh, Sholeh bin Abdullah Al Muzil.(Foto: Dok. KBRI Riyadh)

 Sebelumnya 
Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Riyadh, Badrus Sholeh mengungkapkan bahwa Program BIPA di Universitas Majmaah merupakan tonggak awal dalam pengajaran Bahasa Indonesia melalui perguruan tinggi di Arab Saudi.

Menurutnya program ini didukung dan didanai oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia sebagai bagian dari diplomasi Bahasa Indonesia di Arab Saudi dan Timur Tengah.

Lebih lanjut Badrus Sholeh mengatakan program ini akan melibatkan dosen dan mahasiswa Universitas Majmaah, serta guru di Sekolah Indonesia Riyadh dan Sekolah Indonesia Makkah.

Baca juga : Batik Bakal Hiasi Mobil Hyundai Edisi Khusus

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI juga terlibat dalam program ini.

Dubes Abdul Aziz berharap agar Program BIPA dapat diperluas ke wilayah lain di Arab Saudi, termasuk di Universitas Ummul Quro, Makkah, di wilayah barat Arab Saudi.

Ia juga berharap program ini dapat berkembang menjadi Program Studi Bahasa Indonesia atau bahasa asing pilihan di universitas-universitas di Arab Saudi.

Baca juga : Pos Indonesia Rampung Salurkan Bantuan Pengentasan Stunting Di Jateng

Dubes Aziz yakin bahwa kebutuhan akan layanan bagi wisatawan asing dari Kawasan Asia Tenggara di Arab Saudi sangat tinggi, sehingga Bahasa Indonesia menjadi kunci strategis dalam memajukan sektor pariwisata Arab Saudi.

Ia juga mengharapkan keterlibatan program studi Bahasa Indonesia dari universitas-universitas di Indonesia untuk mendukung program ini di masa depan.

"Hal ini merupakan bagian penting dalam memperkuat diplomasi dan hubungan antara pemerintah dan masyarakat kedua negara sahabat," pungkas Dubes Abdul Aziz.■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense