RM.id Rakyat Merdeka - Seorang turis asal Jepang berusia 56 tahun meninggal, beberapa jam usai bungee jumping setinggi 233 meter. Atraksi itu dilakoni turis tersebut di Menara Macau, pada Minggu, 3 Desember 2023.
Dilansir situs berita Hong Kong, HK01, pria tersebut sesak napas setelah menyelesaikan lompatan sejauh 233 meter sekitar pukul 16.30 waktu setempat. Pria tersebut, yang tampak tidak terluka, kemudian dibawa ke Rumah Sakit Conde S Januario setelah berhenti bernapas. Ia kemudian dinyatakan meninggal dunia.
Baca juga : Hari Minggu, Mentan Amran Turun Tinjau Petani Anggur Di Palu
Untuk menikmati atraksi populer di Macau Tower ini, setiap lompatan memakan biaya 2.888 Pataca Macau (359 dolar AS atau sekitar Rp 5,5 juta) per peserta. Selain bungee jumping, kegiatan lain yang dioperasikan oleh AJ Hackett termasuk pengalaman Skywalk di platform di sekitar menara, serta pendakian ke puncak tiang menara setinggi 338 meter.
Pada situsnya, Skypark by AJ Hackett menyatakan, calon peserta harus mengungkapkan kondisi medis relevan mereka, termasuk tekanan darah tinggi, epilepsi, kondisi neurologis, asma, dan kondisi fisik. Peserta juga diwajibkan untuk menekan formulir soal risiko kegiatan tersebut.
Baca juga : SIM Keliling Bogor Senin 23 Oktober, Hadir Di Mall BTM
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.