BREAKING NEWS
 

Dua Negara Besar Di Kawasan Selatan

RI-India Bisa Redakan Kekacauan Di Dunia

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Sabtu, 4 Mei 2024 06:20 WIB
Duta Besar India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty berpidato di acara diskusi Jakarta Futures Forum, di JW Marriott Hotel, Jakarta, Kamis (2/5/2024). Foto: DIANANDA RAHMASAI/RAKYAT MERDEKA/RM.ID

 Sebelumnya 
Sementara Pendiri sekaligus Pimpinan FPCI, Dino Patti Djalal mengatakan, Indonesia dan India memang patut memanfaatkan pengaruhnya di kawasan Indo Pasifik, untuk memastikan terwujudnya SDGs, sekaligus meredakan ketegangan dunia.

“Kondisi global sekarang ini sedang tidak stabil. Perang hingga aksi protes yang terjadi di beberapa negara, berdampak pada pengeluaran tidak terduga. Hasilnya, SDGs pun terabaikan karena kekacauan ini,” ujar Dino.

Dia yakin, India dan Indonesia bisa membantu mengurangi kekacauan global yang tengah terjadi. “Saya harap Indonesia dan India dapat bekerja bersama meredakan hal tersebut. Apabila bisa mengarahkannya ke hasil yang jauh lebih positif,” sambung Dino.

Baca juga : Gugatan Praperadilan Tidak Tunda Penyidikan

Mantan Duta Besar di Amerika Serikat itu juga mengatakan, ketika negara-negara maju enggan membantu mendanai negara-negara berkembang melaksanakan transisi hijaunya, mereka justru amat mudah mengeluarkan biaya untuk urusan geopolitik.

Dino mengambil satu contoh, yaitu Amerika Serikat yang baru saja mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) paket bantuan sebesar 95 miliar dolar AS (Rp 1,54 kuadriliun) untuk membiayai sektor pertahanan dan perang di Eropa, Timur Tengah, dan untuk Taiwan.

Padahal, laporan PBB menyatakan, target SDGs secara global yang pemenuhannya sesuai rencana pada 2023 hanya mencapai 12 persen. Sementara, lebih dari 50 persen pemenuhan target mengalami stagnasi dan pencapaian target SDGs di sejumlah negara justru mengalami kemunduran. Apalagi saat ini, hanya tersisa enam tahun menjelang 2030, tahun di mana SDGs ditargetkan terpenuhi sempurna.

Baca juga : Bantah Gugat Ruben

Dino menyebut, dunia membutuhkan setidaknya 4 triliun dolar AS (Rp 64,69 kuadriliun) setiap tahunnya, untuk memastikan target SDGs dapat rampung tepat waktu.

“Indonesia dan India patut mengambil peran untuk meredakan rivalitas antar kuasa dunia dan mempromosikan hubungan kerja sama yang baik antar negara. Salah satunya demi memastikan tercapainya target-target pembangunan berkelanjutan,” ujar Dino.

Mantan Wakil Menteri Luar Negeri ini berharap, supaya Indonesia dan India juga berperan mencegah perlombaan senjata terjadi di kawasan Indo-Pasifik, karena hal tersebut tidak akan menguntungkan kawasan sama sekali. DAY

Baca juga : KPK Obok-obok Setjen DPR

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Sabtu, 04 Mei 2024 dengan judul "Dua Negara Besar Di Kawasan Selatan RI-India Bisa Redakan Kekacauan Di Dunia"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense