BREAKING NEWS
 

Banyak Anak-anak Di Gaza Jadi Korban Perang

PBB Resmi Masukkan Israel Ke Daftar Hitam

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Senin, 10 Juni 2024 06:20 WIB
Dua bocah Palestina yang terluka akibat serangan Israel, dirawat di Rumah Sakit Martir Al-Aqsa, Deir Al-Balah, Jalur Gaza tengah, 6 Juni 2024.

RM.id  Rakyat Merdeka - Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) resmi memasukkan Israel ke daftar hitam (black list) karena dinilai gagal melindungi anak-anak dalam perang. Dengan demikian, Israel bergabung dengan Arab Saudi, Afghanistan, Kongo, Sudan, Suriah dan Yaman.

TEL Aviv ngamuk mendengar keputusan PBB. Duta Besar Israel untuk PBB Gilad Erdan menyebut keputusan tersebut sangat menggelikan.

“Sekretaris Jenderal (PBB) yang sepantasnya masuk daftar hitam. Israel, terutama pasukan kami, adalah personel militer paling bermoral di atas bumi ini,” klaim Erdan dikutip Re­uters, Sabtu (8/6/2024).

Baca juga : SYL Banyak Simpanannya

Menteri Luar Negeri (Menlu) Israel, Israel Katz juga mengatakan, keputusan itu akan memiliki konsekuensi bagi hubungan Israel dengan PBB.

“PBB sudah tidak lagi mengambil keputusan berdasarkan fakta yang terjadi di lapangan. Kami kehilangan rasa percaya pada badan dunia ini,” keluh Katz.

Sementara itu, Kantor Ke­presidenan Palestina menilai bahwa keputusan PBB tersebut merupakan satu langkah lebih dekat untuk meminta pertang­gungjawaban Israel atas keja­hatannya.

Baca juga : Aura Kasih, Anak Dikunjungi Mantan Suami

Ribuan anak-anak tewas aki­bat agresi militer Israel di Gaza. Sementara ribuan anak lainnya yang masih hidup sangat mem­butuhkan bantuan kemanusiaan.

Sebagai informasi, menurut Dewan Nasional untuk Anak Israel, Negeri Yahudi itu melancarkan serangannya setelah Hamas menyerang wilayah Is­rael di dekat Gaza pada 7 Okto­ber tahun lalu, dan menewaskan sekitar 1.200 orang termasuk 38 anak-anak dan menyandera 252 termasuk 42 anak-anak.

Adsense

Kementerian Kesehatan (Ke­menkes) yang dikelola Hamas di Jalur Gaza mengatakan, 36.731 orang tewas akibat pemboman dan serangan darat Israel. Dari jumlah itu, 7.800 di antaranya adalah anak-anak.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense