RM.id Rakyat Merdeka - Petahana Joe Biden (81), yang kini tengah berada di bawah tekanan sesama anggota Partai Demokrat untuk menarik pencalonannya sebagai Presiden ke-47 AS, dinyatakan positif Covid-19 dalam kampanye di Las Vegas, Rabu (17/7/2024).
Gedung Putih menyebut, Biden hanya mengalami gejala ringan. Biden disebut mengelukan masalah pernapasan bagian atas, pada Rabu (17/7/2024) sore.
“Dia merasa baik-baik saja di hari pertama. Namun, setelah merasa tak enak badan, Biden menjalani tes Covid. Hasilnya positif," demikian pernyataan Gedung Putih.
Info Biden terkena Covid-19 diumumkan Juru Bicara Gedung Putih Karine Jean-Pierre setelah Presiden UnidosUS yang merupakan organisasi hak-hak sipil Latin mengatakan, Biden tidak akan dapat berbicara di acara yang dijadwalkan karena terbukti positif Covid-19.
Baca juga : Olimpiade Paris, Jorji Cs Adaptasi Lapangan
"Biden sudah divaksin dan mendapat suntikan booster. Dia hanya mengalami gejala ringan,” kata Jean-Pierre seperti dikutip Reuters.
Menurut catatan Gedung Putih, Biden hanya mengalami gejala pilek, batuk, dan malaise umum. Biden sudah mendapat dosis pertama obat antivirus Paxlovid dari Pfizer Inc. Suhu tubuh, laju pernapasan dan oksimetri nadinya normal.
Beberapa menit setelah pengumuman Biden positif Covid, iring-iringan mobil presiden berpindah dari rekaman wawancara radio di Las Vegas ke bandara Las Vegas.
“Presiden kembali ke Delaware untuk melakukan isolasi mandiri,” jelas Gedung Putih.
Baca juga : Kalau Sampai Krisis Beras, Indonesia Diledek Singapura
Sesaat sebelum menaiki Pesawat Kepresidenan AS Air Force One, Biden mengacungkan jempolnya ke arah wartawan. “Saya baik-baik saja,” begitu katanya. Lalu, dia pun berjalan perlahan menaiki tangga sambil menaiki pesawat kepresidenan.
Biden didesak mundur dari bursa Capres AS oleh sejumlah rekannya di Partai Demokrat. Karena dia dianggap terlalu tua untuk mencalonkan diri kembali.
Pentolan Partai Demokrat di DPR AS, Adam Schiff dari California mengatakan, sudah waktunya bagi Biden untuk menyerahkan obor kepada orang lain.
Salah satu momen yang membuat Biden disorot tajam adalah saat dia dua kali kepleset lidah dalam acara KTT NATO di Washington DC 12 Juli 2024. Alih-alih mau menyebut nama Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, dia malah mengucap nama Presiden Rusia Vladimir Putin, yang notabene adalah musuh Zelensky di perang Rusia-Ukraina saat ini.
Baca juga : Lewandowski Bakal Dilepas, Barca Cuci Gudang
Setelah itu, dia salah mengucap Wakil Presiden Kamala Harris, menjadi Wakil Presiden Donald Trump.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.