RM.id Rakyat Merdeka - Apapun akan dilakukan dilakukan narapidana untuk mendapatkan kebebasan. Seperti dua penjahat kelas kakap di Brazil, mereka mencoba melarikan diri dengan menyamar sebagai wanita saat jam besuk.
Dua narapidana pria itu bernama Francisco Atila da Silva dan Carlos Antlnio da Silva Oliveira. Dua napi berbahaya tersebut sedang menjalani hukuman di penjara Itaitinga 3 di Fortaleza, Brazil.
Baca juga : PAN Masih Ngarep Jadi Cawagub Dedi Di Jabar
Keduanya merupakan anggota kelompok kriminal di Ceara. Mereka memiliki catatan kriminal yang panjang. Termasuk perdagangan narkoba, perampokan dan pembunuhan.
Kedua narpidana itu menyamar menjadi perempuan dengan mengenakan wig rambut hitam panjang, rok merah muda dan kaos putih. Bahkan, mereka memiliki payudara buatan untuk mengelabui para penjaga.
Baca juga : Guardiola Tegaskan De Bruyne Nggak Bakal Hijrah Ke Arab Saudi
Wanita jadi-jadian itu mencoba bergaul dengan wanita sungguhan di akhir jam besuk untuk mengurangi risiko ketahuan dari para penjaga. Namun, penampilan mereka akhirnya ketahuan petugas. Keduanya gagal keluar dari bui.
Polisi Sipil Brazil saat ini menyelidiki bagaimana para narapidana tersebut mendapatkan barang-barang wanita untuk menyamar. Polisi juga sedang mencari tahu, apakah ada orang lain yang membantu mereka. Tindakan itu dapat dikenakan hukuman selama 6 bulan hingga 2 tahun penjara.
Baca juga : Amandemen, Bukan Nambal Baju Robek
Kedua narapidana tersebut kini menghadapi proses disiplin internal atas upaya melarikan diri dari penjara. Hukuman penjara mereka bisa diperpanjang. LDU
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Selasa, 21 Agustus 2024 dengan judul "Nyamar Jadi Cewek, Dua Napi Gagal Kabur"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.