BREAKING NEWS
 

Pemimpin Hizbullah Tewas Dibom, Kedutaan Besar Iran Kutuk Israel

Reporter & Editor :
BAMBANG TRISMAWAN
Selasa, 1 Oktober 2024 16:11 WIB
Para pelayat membawa poster Hassan Nasrallah, yang terbunuh oleh serangan udara Israel di Beirut, saat pemakaman simbolis di Baghdad, Irak pada hari Minggu. (Foto: Reuters)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kedutaan Besar Iran di Jakarta menyampaikan kecaman keras kepada Israel terkait tewasnya Sekretaris Jenderal Hizbullah, Hassan Nasrallah pada 28 September 2024.

Iran menyebut tindakan tersebut sebagai pelanggaran berat terhadap hukum internasional dan ancaman serius bagi perdamaian global.

Iran mengatakan, sebelas bulan setelah menyerang Gaza, Israel terus melakukan pelanggaran terhadap hukum kemanusiaan internasional. Mulai dari menyerang konsulat Iran di Damaskus, hingga membunuh Syahid Ismail Haniyeh, Kepala Biro Politik Hamas, di Teheran.

Baca juga : Alokasi Melimpah Di Blora, Kementan Permudah Penebusan Pupuk Subsidi

Kini, lanjut Kedubes Iran, Israel kembali menunjukkan wajah jahatnya kepada dunia dengan melakukan serangan roket ke daerah pemukiman di Lebanon Selatan dan pembunuhan Sayyed Hassan Nasrallah, Sekretaris Jenderal Hizbullah.

Adsense

"Serangan tersebut menggunakan bom bunker-buster seberat 5.000 pon yang diberikan oleh Amerika Serikat," tulis pernyataan Kedubes Iran, Selasa (1/10/2024).

Iran menyebut, perintah pembunuhan ini dikeluarkan beberapa menit setelah pidato Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, pada sesi ke-79 Majelis Umum PBB di New York, Amerika Serikat. 

Baca juga : Laut Sudah Tercemar, Nelayan Jakarta Utara Sulit Sejahtera

Iran pun menyatakan dengan tegas, mengutuk tindakan agresif dan kriminal rezim Israel dalam menyerang Lebanon Selatan dan pembunuhan Sekretaris Jenderal Hizbullah.

"Kami juga menegaskan tanggung jawab penuh dari pemerintah Amerika Serikat sebagai pendukung dan mitra dalam kejahatan internasional dan tindakan teroris rezim Zionis," kecam Iran.

Iran pun menyerukan kepada negara-negara dan organisasi internasional untuk mengambil langkah politik, hukum, dan memberikan sanksi yang diperlukan terhadap Israel.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense