RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintahan Presiden Suriah Bashar al-Assad telah berakhir, Minggu (8/12/2024). Serangan kilat pemberontak berhasil mengakhiri 24 tahun kekuasaan Assad di Ibu Kota Suriah, Damaskus.
Komando militer Suriah (antirezim) mengatakan, Damaskus sudah bebas dari Assad.
Rakyat Suriah berpesta usai pemberontak mendeklarasikan era baru. Mereka bersorak karena pasukan oposisi sukses melancarkan serangan di kota-kota besar sejak 27 November lalu.
Pada Minggu (8/12/2024), suasana perayaan terlihat di Damaskus. Ribuan orang menaiki mobil hingga berjalan kaki menuju alun-alun utama di Damaskus. Mereka berkumpul sambil melambaikan tangan, meneriakkan kebebasan.
Baca juga : Sah, HP Hasto Jadi Barang Bukti Kasus Harun Masiku
Para milisi melepaskan tembakan ke udara untuk merayakan kemenangan. Para pemuda merobek poster Assad.
Salah satu gambar yang dirilis Associated Press (AP) menunjukkan, seorang anak laki-laki melangkahi foto Assad dan mendiang ayahnya Hafez al-Assad di Salamiyah. Foto tersebut diambil di dekat Hama.
“Kami merayakan bersama rakyat Suriah berita tentang pembebasan tahanan kami dan pelepasan rantai mereka. Termasuk mengumumkan berakhirnya era ketidakadilan di penjara Sednaya,” kata kubu oposisi.
Sementara, Assad tidak diketahui keberadaannya. Dilansir Reuters, dua perwira senior militer mengatakan, Assad terbang keluar dari Damaskus. Milisi oposisi memasuki ibu kota tanpa hambatan.
Baca juga : Nadia Vega, Kangen Nasi Uduk, Mudik Ke Tanah Air
Pemantau perang Suriah, Syrian Observatory for Human Rights Rami Abdel Rahman mengatakan, Assad telah meninggalkan negara itu melalui Bandara Internasional Damaskus.
Kepala kelompok oposisi utama Suriah di luar negeri Hadi al-Bahra Syrian menyatakan, Damaskus sekarang tanpa Assad.
Oposisi mengumumkan bahwa mereka telah menguasai penuh kota utama Homs dalam satu hari pertempuran.
Jatuhnya Homs memberi oposisi kendali atas jantung strategis Suriah. Perebutan Homs juga merupakan simbol kuat kebangkitan dramatis gerakan oposisi dalam konflik yang telah berlangsung selama 13 tahun.
Baca juga : Rajin Silaturahmi, Prabowo-Jokowi Satu Frekuensi
Komandan Hayat Tahrir al-Sham (HTS) Abu Mohammed al-Golani, yang juga pemimpin utama milisi, mengatakan, perebutan Homs sebagai momen bersejarah.
Dia mendesak para pejuang tidak melukai militer yang meletakkan senjata. Pemberontak juga membebaskan ribuan tahanan dari penjara kota.
Assad telah memimpin Suriah sejak tahun 2000. Dia menjadi presiden setelah ayahnya, Hafez al-Assad meninggal pada tahun 2000. Hafez al-Assad telah menjadi Presiden Suriah sejak tahun 1971.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.