BREAKING NEWS
 

Pemerintahan Assad Tumbang

Rakyat Suriah Pesta Di Jalan

Reporter : LARASATI DYAH UTAMI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Senin, 9 Desember 2024 06:20 WIB
Rakyat Suriah merayakan jatuhnya pemerintahan Presiden Bashar Al-Assad di Umayyah Square, Damaskus, Minggu (8/12/2024). Foto: LOUAI BESHARA/AFP

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintahan Presiden Suriah Bashar al-Assad telah berakhir, Minggu (8/12/2024). Serangan kilat pemberontak berhasil mengakhiri 24 tahun kekuasaan Assad di Ibu Kota Suriah, Damaskus.

Komando militer Suriah (an­tirezim) mengatakan, Damaskus sudah bebas dari Assad.

Rakyat Suriah berpesta usai pemberontak mendeklarasikan era baru. Mereka bersorak kare­na pasukan oposisi sukses melancarkan serangan di kota-kota besar sejak 27 November lalu.

Pada Minggu (8/12/2024), suasana perayaan terlihat di Damaskus. Ribuan orang me­naiki mobil hingga berjalan kaki menuju alun-alun utama di Damaskus. Mereka berkumpul sambil melambaikan tangan, meneriakkan kebebasan.

Baca juga : Sah, HP Hasto Jadi Barang Bukti Kasus Harun Masiku

Para milisi melepaskan tem­bakan ke udara untuk merayakan kemenangan. Para pemuda merobek poster Assad.

Salah satu gambar yang dirilis Associated Press (AP) menunjukkan, seorang anak laki-laki melangkahi foto Assad dan men­diang ayahnya Hafez al-Assad di Salamiyah. Foto tersebut diambil di dekat Hama.

“Kami merayakan bersama rakyat Suriah berita tentang pembebasan tahanan kami dan pelepasan rantai mereka. Terma­suk mengumumkan berakhirnya era ketidakadilan di penjara Sed­naya,” kata kubu oposisi.

Sementara, Assad tidak diketahui keberadaannya. Dilan­sir Reuters, dua perwira senior militer mengatakan, Assad ter­bang keluar dari Damaskus. Milisi oposisi memasuki ibu kota tanpa hambatan.

Baca juga : Nadia Vega, Kangen Nasi Uduk, Mudik Ke Tanah Air

Pemantau perang Suriah, Syrian Observatory for Human Rights Rami Abdel Rahman mengatakan, Assad telah meninggalkan negara itu melalui Ban­dara Internasional Damaskus.

Kepala kelompok oposisi uta­ma Suriah di luar negeri Hadi al-Bahra Syrian menyatakan, Damaskus sekarang tanpa Assad.

Oposisi mengumumkan bah­wa mereka telah menguasai penuh kota utama Homs dalam satu hari pertempuran.

Jatuhnya Homs memberi opo­sisi kendali atas jantung strategis Suriah. Perebutan Homs juga merupakan simbol kuat kebangkitan dramatis gerakan oposisi dalam konflik yang telah berlangsung selama 13 tahun.

Baca juga : Rajin Silaturahmi, Prabowo-Jokowi Satu Frekuensi

Komandan Hayat Tahrir al-Sham (HTS) Abu Mohammed al-Golani, yang juga pemimpin utama milisi, mengatakan, perebutan Homs sebagai momen bersejarah.

Adsense

Dia mendesak para pejuang tidak melukai militer yang me­letakkan senjata. Pemberontak juga membebaskan ribuan tahanan dari penjara kota.

Assad telah memimpin Suriah sejak tahun 2000. Dia menjadi presiden setelah ayahnya, Hafez al-Assad meninggal pada tahun 2000. Hafez al-Assad telah menjadi Presiden Suriah sejak tahun 1971.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense