Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Ditegaskan Sekjen Golkar
Karpet Kuning Disiapkan Untuk Jokowi & Gibran
Minggu, 8 Desember 2024 07:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Partai Golkar menegaskan belum mengangkat Presiden ke-7 Indonesia Jokowi dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sebagai anggota Dewan Kehormatan partai. Namun, jika keduanya ingin menjadi skuad beringin, Golkar siap gelar karpet kuning.
“Kami belum pernah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) tentang anggota kehormatan sampai saat ini," tegas Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar Sarmuji di Jakarta, Sabtu (7/12/2024).
Politisi asal Surabaya, Jawa Timur itu menegaskan, belum ada pembicaraan internal partai untuk menjadikan Jokowi sebagai Anggota Kehormatan. Termasuk, Gibran.
Meski demikian, Sarmuji mengatakan, Golkar terbuka apabila Jokowi hendak masuk ke partainya.
Baca juga : MenPAN-RB Dorong Kaum Hawa Isi Jabatan Penting
"Siapa pun yang ingin masuk Golkar, kami sambut dengan tangan terbuka, termasuk Jokowi," tuturnya.
Sejumlah elite Golkar merespons siap menampung Jokowi jika membutuhkan kendaraan politik.
Sekretaris Bidang Organisasi DPP Partai Golkar Derek Loupatty membuka lebar gelar Anggota Kehormatan kepada Jokowi, sekalipun tidak memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) Golkar.
“Kalau mereka negarawan, tidak perlu ada KTA,” kata Derek di Jakarta, Jumat (6/12/2024).
Baca juga : Pangkalpinang & Bangka Bakal Gelar Pilkada Ulang
Derek menjelaskan, Jokowi dianggap negarawan karena dianggap berjasa karena sukses memimpin Indonesia sejak 2014-2024, dan Golkar turut menjadi partai pendukung Jokowi di dua periode kepemimpinannya.
Menurutnya, dalam struktur keanggotaan Golkar terdapat dua jenis. Pertama, anggota biasa. Kedua, anggota kehormatan. Namun untuk Jokowi, jika ingin menjadi anggota kehormatan, tidak perlu melalui prosedur administratif seperti yang dilakukan kader partai.
Sebelumnya, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto memastikan Jokowi beserta keluarganya, Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Nasution, bukan lagi bagian dari keluarga PDIP.
“Saya tegaskan kembali, Bapak Jokowi dan keluarga sudah tidak lagi jadi bagian dari PDI Perjuangan," ujarnya di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (4/12/2024).
Baca juga : Program Genting Bakal Turunkan Angka Stunting
Pernyataan Hasto itu membuat Partai Golkar membuka pintu lebar untuk Jokowi dan keluarganya. Terlebih saat ini Partai Golkar yang dipimpin Bahlil Lahadalia, mantan Menteri Investasi dan saat ini sedang menjabat sebagai Menteri ESDM.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya