Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Hadapi Cuaca Ekstrem
Pemerintah Mau Rehabilitasi 600 Ribu Hektare Mangrove
Minggu, 8 Desember 2024 07:35 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Tanaman mangrove memiliki segudang manfaat untuk alam, terutama dalam menghadapi kondisi cuaca ekstrem. Karena itu, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) berencana merehabilitasi mangrove yang rencananya dilakukan di seluruh Indonesia.
Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq mengungkapkan, rencana penanaman mangrove nasional ini dilakukan dengan melibatkan unsur akademisi.
Total kebutuhan lahannya 600 ribu hektare, yang tersebar di berbagai wilayah. Hanif ingin semua pihak mendukung project yang sudah berjalan.
“Kami berharap juga kehadiran universitas dengan portofolionya bisa mengawal upaya penanganan untuk 600 ribu hektare yang potensial,” harapnya dalam keterangan pers usai pembahasan mangrove, di Universitas Brawijaya, Jawa Timur (Jatim), Sabtu (7/12/2024).
KLH sudah berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) mengenai pelibatan universitas dalam merealisasikan target rehabilitasi 600 ribu lahan mangrove.
Kehadiran unsur perguruan tinggi, menurutnya, akan mendukung pelaksanaan rehabilitasi lahan mangrove berjalan cepat dan tepat.
Baca juga : Karpet Kuning Disiapkan Untuk Jokowi & Gibran
Selain itu, dia juga berharap kampus mampu memberikan arah pelaksanaan kebijakan di KLH khususnya terkait mangrove.
“Kami percaya Universitas Brawijaya mampu memberikan muatan lebih,” ucapnya.
Hanif mengatakan, langkah merehabilitasi mangrove ini dilakukan karena mangrove merupakan tanaman pantai yang memiliki peranan penting dalam habitat global. Ia menyebut, Indonesia merupakan negara yang memiliki 23 persen mangrove terbesar di dunia.
“Ekosistem mangrove sangat bermanfaat bagi alam. Mangrove kita juga ikonik termasuk di tingkat global,” katanya.
Beragam manfaat mangrove bagi dunia, pertama, menjaga ekosistem perairan seperti laut, pantai, dan darat.
Kedua, menjaga iklim untuk membantu manusia mendapatkan iklim dan cuaca yang nyaman, serta mencegah bencana alam.
Baca juga : MenPAN-RB Dorong Kaum Hawa Isi Jabatan Penting
Ketiga, melindungi pantai dari abrasi air laut, erosi, dan badai. Keempat, untuk habitat binatang laut karena banyak binatang laut berlindung, mencari makan, berkembang biak dan masih banyak manfaat lainnya.
Dalam kondisi cuaca ekstrem, mangrove berperan penting melindungi masyarakat pesisir seperti angin badai, banjir, bahkan tsunami.
Mangrove di Indonesia juga memiliki kandungan karbon biodiversity maka mangrove ini manfaatnya penting dalam kehidupan global.
“Nangrove kita saat ini menjadi perhatian dunia,” katanya.
Menurut Hanif, saat ini Indonesia mempunyai lahan existing sebesar 3,4 juta hektare mangrove dan potensial habitat mangrove 600 ribu hektare.
“Yang potensial 600 ribu hektare habitat mangrove inilah akan kami rehabilitasi,” ujarnya.
Baca juga : Pangkalpinang & Bangka Bakal Gelar Pilkada Ulang
Rektor Universitas Brawijaya Kota Malang Widodo mendukung kebijakan pelaksanaan rehabilitasi 600 ribu hektar lahan mangrove dijalankan KLH.
“Kami juga meningkatkan carbon stock di Indonesia. Kerja sama antara Kementerian Lingkungan Hidup, Kemendiktisaintek dan universitas ini akan memberi dampak yang baik,” tuturnya.
Widodo mengatakan, bentuk dukungan itu, salah satunya membantu suplai data yang didasari hasil riset pihak Universitas Brawijaya. Pihaknya akan melakukan riset di bidang lingkungan hidup dan pelestariannya.
“Kami ikut membantu memberikan data-data scientific sehingga melaksanakan risetnya,” ujarnya.
Riset tersebut tengah disiapkan untuk berjalan, termasuk dukungan teknis. Rencananya, riset baru akan dilakukan mulai tahun depan.
“Kami perkirakan tahun depan sudah bisa dimulai untuk arah-arah risetnya,” tandasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya