Sebelumnya
Sedangkan Ustaz Das’ad Latif, yang untuk pertama kalinya hadir di Muktamar 2024 mengaku punya kesan tersendiri. “Muktamar ini mengobarkan semangat keindonesiaan. Dengan memperbaiki pengetahuan agama, Insya Allah bangsa kita terhormat. Karena jika perantau agamanya baik, mereka akan menunjukkan perilaku yang baik pula,” ujar dosen Ilmu Komunikasi, Universitas Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan ini.
Pembicara muktamar lainnya, Imam Shamsi Ali, melihat Muktamar IMSA MISG berkembang lebih baik. Selain jumlah peserta yang meningkat (dari 300 peserta pada 1988), juga kualitas program, pembicara yang diundang, juga acara-acara generasi muda menurutnya sangat baik.
“Muktamar 2024 menjawab tantangan keadaan ini, dalam situasi sesulit apapun akan kita lalui jika kita hadapi dengan iman, meyakini bahwa Allah Swt. bersama kita. Kekuatan kita yang sesungguhnya ada pada Allah Swt.” ditekankan oleh Imam Shamsi Ali, yang sehari-harinya bertugas sebagai Presiden Nusantara Foundation di kota New York.
Baca juga : Muktamar VII KBPII, Ahmad Muzani: Kesadaran Menjadi Pemimpin Harus Dibuka Luas
Saat ini, diingatkan Shamsi Ali, umat Muslim di dunia sedang menghadapi berbagai cobaan dan tantangan. terutama yang telah terjadi setahun lebih terakhir di Timur Tengah, khususnya di Gaza. “Kesusahan, kesedihan dan kepedihan mereka, adalah penderitaan kita, tegasnya, di sela-sela acara muktamar.
Imam Shamsi Ali sendiri telah mengikuti Muktamar sejak 1988 dan total telah mengikuti 22 muktamar.
Muktamar IMSA-MISG 2024 juga menorehkan prestasi, dengan jumlah peserta terbanyak dibanding sejak diselenggarakan pertama kalinya pada 1998. Peserta Muktamar adalah Muslim WNI dan Diaspora dari Indonesia dan Malaysia, yang sebagian besar datang dari Amerika dan Kanada.
Baca juga : Festival Handai Indonesia 2024: 43 Negara Ikuti Lomba Berbahasa Indonesia
Pada interview dengan Radio IMSA, Amir Muktamar IMSA, Rizal F Hariadi menyatakan sangat menghargai waktu dan kerja keras pengurus, relawan serta Amir dan Amirah sebelumnya, yang sudah mulai bekerja sejak Agustus 2024.
Sementara Amirah Muktamar MISG, Yolla Indria, mengaku merasakan pentingnya mengikuti muktamar. “Kita merasa, persahabatan itu penting sekali dalam mengarungi kehidupan di rantau ini. Insya Allah tiap muktamar akan mendapatkan pelajaran dan pengalaman berbeda. Semoga tahun kedepannya masih banyak lagi yang bisa ikut muktamar,” harapnya.
Setiap tahun, muktamar hadir dengan menghidangkan menu tradisional Indonesia untuk peserta setiap harinya. Juga menghadirkan ceramah anak-anak muda, mengadakan beberapa workshop, kegiatan olahraga dan hiburan khusus untuk Muslimah.
Baca juga : 20 Februari 2024, Telkom Luncurkan Satelit HTS Di Florida Amerika Serikat
Selain itu, juga ada sejumlah program untuk anak-anak, membuka kegiatan outing untuk keluarga dan remaja, memberi penghargaan bagi anggota berprestasi, menggelar program matrimonial, hingga bazar produk-produk dari Indonesia.
Tak cuma itu, nuku-buku karya penulis IMSA, Pelayanan Kekonsuleran KJRI Los Angeles, berbagai macam karya dekoratif Islami, masakan Indonesia oleh vendor dari berbagai Negara Bagian Amerika Serikat, juga turut meramaikan bazar muktamar tahun ini.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.