RM.id Rakyat Merdeka - Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump menuduh para pejabat yang bertanggung jawab dalam penanggulangan kebakaran hutan di Los Angeles (LA) tidak becus. Kebakaran hutan yang merambat ke kompleks rumah mewah sudah berlangsung sepekan, dan belum bisa dikendalikan sepenuhnya.
Trump menyebut kebakaran di LA adalah salah satu bencana terburuk dalam sejarah AS. Dia mengaku ngeri dengan ketidakbecusan para petugas terkait, yang menelan 24 korban jiwa hingga menghanguskan hampir 10 ribu hektar lahan.
Baca juga : Cybertruck Meledak Di Depan Hotel Trump, Elon Musk Sebut Karena Kembang Api
"Kebakaran masih berkobar di LA. Politikus yang tak kompeten tak tahu cara memadamkan," ujar Trump di media sosial buatannya Truth Social, Minggu (12/1/2025), dikutip Reuters, Senin (13/1/2025).
"Ini adalah salah satu bencana terburuk dalam sejarah negara kita. Mereka tidak bisa memadamkan api. Apa yang salah dengan mereka?" sindir pebisnis real estate itu.
Baca juga : Pake Transjakarta, LRT Dan MRT Aja, Cuma Rp 1 Saat Malam Tahun Baru
Selain itu, Trump sempat menuduh Gubernur California Gavin Newsom memblokir pasokan air. Namun, tuduhan itu dibantah sang gubernur. Gavin balik menuduh Trump yang mempolitisasi kebakaran itu.
"Gubernur fokus ke perlindungan masyarakat, memastikan petugas pemadam kebakaran memiliki semua sumber daya yang mereka butuhkan, bukan bermain politik," demikian pernyataan resmi Kantor Gubernur California, dikutip New York Times, Senin (13/1/2205).
Baca juga : KPK Tetapkan Hasto Sebagai Tersangka, Pengamat Apresiasi
Newsom juga mengajak Trump untuk meninjau langsung titik-titik kebakaran. Sayangnya, tawaran ini tidak ditanggapi Trump.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.