BREAKING NEWS
 

Populasi Produktif Di Negaranya Makin Menciut

Jepang Butuh Lebih Banyak Pekerja Kita

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Selasa, 28 Januari 2025 05:07 WIB
Ketua JCCI Kobayashi (kedua kiri) bersama jajaran pengurus JCCI, menjelaskan tentang kunjungan mereka ke Jakarta pada 22-25 Januari 2025 di Hotel Indonesia Kempinski, Jumat (24/1/2025). (Foto Diananda Rahmasari/Rakyat Merdeka/RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Makin menipisnya populasi produktif, membuat Jepang sangat bergantung pada negara sahabat untuk menyediakan tenaga kerja terampil dan ahli.

Indonesia merupakan salah satu negara yang mengirimkan tenaga kerja ahli dan terampil ke Jepang. Kamar Dagang dan Industri Jepang (JCCI) menyebut, negaranya membutuhkan lebih banyak Pekerja Migran Indonesia (PMI) untuk mengisi berbagai lahan pekerjaan.

“Bukan hanya perusahaan besar saja, namun usaha kecil dan menengah pun membutuhkan tenaga kerja muda terampil,” terang Ketua JCCI Kobayashi Ken dalam konferensi pers di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Jumat (24/1/2025) malam.

Baca juga : Pakar IPB Jempolin Program Pertamina Kembangan Bioavtur Dari Minyak Jelantah

Dia menjelaskan, di antara profesi yang umumnya menjadi tujuan penempatan PMI adalah caregiver serta pekerja di sektor konstruksi dan infrastruktur di daerah Tohoku, Jepang timur. Menurutnya, PMI untuk memenuhi permintaan kerja di Jepang, semakin penting.

“Kami harapkan supaya PMI yang ditempatkan di Jepang dibekali skill dengan sangat baik sebelum berangkat, supaya kualitas mereka meningkat dan siap bekerja di Jepang,” harap Kobayashi.

Dia menyebut sejumlah tantangan utama bagi PMI di Jepang. Selain perbedaan bahasa dan kemampuan komunikasi, ada juga masalah kebiasaan ataupun kesopanan.

Adsense

Baca juga : Pengusaha Bersatu, Prabowo Akan Libatkan Lebih Besar Peran Swasta

Untuk mengatasi kendala bahasa, Kobayashi menekankan, kementerian terkait di Indonesia telah menyediakan fasilitas untuk menunjang kemampuan bahasa Jepang para PMI.

Kobayashi berada di Jakarta bersama Delegasi JCCI pada 22-25 Januari 2025. Mereka bertemu Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding dan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli dalam kesempatan berbeda.

Dalam pertemuan tersebut, pihaknya membahas sektor sektor industri dan usaha yang terbuka untuk penempatan PMI di Jepang. Kedua pihak juga membahas hal-hal yang dapat memperlancar pembinaan dan pengiriman tenaga kerja dari Indonesia ke Negeri Matahari Terbit itu.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense